Connect with us

METROPOLITAN

Belajar dari Banjarmasin, Bupati Iti Coba ‘Sulap’ Bantaran Sungai di Lebak Jadi Tempat Rekreasi

Published

on

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat memberikan keterangan pers mengenai harga gas elpiji di lokasi banjir bandang. (Dok. BantenHits).

Lebak- Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menginginkan seluruh elemen masyarakat kompak untuk mewujudkan bantaran sungai di Kabupaten Lebak menjadi tempat rekreasi.

Terlebih, Kabupaten Lebak memiliki visi menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal.

“Kita pemerintah sudah mensosialisasikan agar bantaran sungai ini jadi tempat destinasi wisata. Kita sudah melihat juga seperti di Banjarmasin kan bagaimana bantaran sungai ini bisa digunakan untuk tempat rekreasi dan dimanfaatkan masyarakat,”kata Iti kepada awak media usai menghadiri acara sensus penduduk di Pendopo Bupati Lebak, Senin, 17 Februari 2020.

BACA :  Gerebek Rumah Kontrakan di Jatiuwung, Polisi Temukan Puluhan Paket Ganja Siap Edar

Rencana itu, menurut Iti, bisa terwujud jika seluruh masyarakat dan pihak lainnya bisa sepemahaman mengenai penataan bantaran sungai menjadi destinasi wisata.

“Insha Allah kalau ada komitmen bersama masyarakat, satu pandangan saya rasa ini bisa menjadi destinasi yang menjanjikan untuk tempat orang mengalihkan keramaian di pusat-pusat kota dan terutama bisa memanfaatkan sumberdaya yang ada. Tinggal tadi supaya tidak abrasi kita tanam pohon-pohon dan sebagainya,”tuturnya.

Sementara Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Luli Agustina mengatakan rencana penetapan bantaran sungai menjadi tempat rekreasi saat ini masih dalam proses penyusuran dan identifikasi lokasi.

“Untuk bantaran sungai ciujung masih dalam proses penyusuran dan identifikasi lokasi dilaksanakan oleh pengelola Pokdarwis dan pembinaan dari Dinas Pariwisata,”katanya.

BACA :  Ratusan CPNS di Kabupaten Lebak Ikut Pemberkasan

“Yang jelas kita ingin memanfaatkan potensi bantaran sungai yang bisa dimanfaatkan untuk pariwisata,”tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler