Connect with us

METROPOLITAN

Wagub Banten Sewot Aparaturnya Tak Bisa Selesaikan Pelaporan Usulan Program Penanggulangan Bencana

Published

on

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat memimpin apel gabungan peringatan Hari Kesadaran Nasional tingkat Provinsi Banten di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), KP3B, Curug, Kota Serang Senin, 17 Februari 2020. (Dinas Kominfo Provinsi Banten)

Serang – Sepanjang Januari hingga awal Februari 2020, bencana alam melanda sejumlah wilayah di Provinsi Banten.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyoroti lambannya organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang belum menyelesaikan pelaporan usulan program dalam penanggulangan dampak bencana banjir di Banten.

Hal itu disinggung Andika saat memimpin apel gabungan peringatan Hari Kesadaran Nasional tingkat Provinsi Banten di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), KP3B, Curug, Kota Serang Senin, 17 Februari 2020.

BACA :  Polres Cilegon Gelar Operasi Patuh Kalimaya 23 Juli - 5 Agustus 2020, Tiga Pelanggaran Ini Jadi Sasaran Penindakan

Soal pelaporan usulan program penanggulangan bencana, sebelumnya sudah dibahas di rapat pimpinan yang dipimpin Gubernur Wahidin Halim dan rapat antar OPD yang dipimpin Wagub Andika.

Namun hingga kini pelaporan menyeluruh terhadap usulan program dan penanggulangan dampak bencana banjir belum terwujud.

“Pak Gubernur minta menyeluruh, tidak parsial,” tandasnya.

Menurutnya aparatur Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten harus memberikan laporan ke pimpinan dengan data yang valid. Baik dalam segi ketepatan dalam menjalankan program maupun dari segi pelayanan kepada masyarakat.

Selain soal pelaporan program penanggulangan bencana, Andika juga menyinggung buruknya koordinasi OPD.

“Ke depan harus diperbaiki! Salah satunya dalam komunikasi dan koordinasi, baik antar OPD dan juga kepada pimpinan,” tegas Andika.

BACA :  Hari Santri 2019, Ade Sumardi Ingin Santri Isi Semua Lini Kehidupan

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler