Connect with us

BERITA KANDIDAT

Tokoh Muda Penantang Keluarga Ratu Atut Ini Yakin Bisa Gabungkan Enam Parpol, Latar Baret Merah pada Fotonya Bikin Salfok

Published

on

Calon Bupati Serang Eki Baehaki saat menyampaikan keterangan kepada wartawan. Tampak simbol baret merah dan pisau komando menjadi latar belakang foto Eki. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Empat partai politik di Kabupaten Serang, yakni Partai Berkarya, PKS, PAN dan Hanura dipastikan berkoalisi dalam Pilkada Kabupaten Serang.

Koalisi empat parpol tersebut nyaris bertepatan dengan pengumuman rekomendasi DPP PDIP untuk Pilkada serentak 2020, dimana untuk Kabupaten Serang, PDIP mengusung pasangan petahana Ratu Atut Chosiyah-Panji Tirtayasa.

Menariknya, meski resmi berkoalisi, empat parpol di Kabupaten Serang ini belum memutuskan mengusung pasangan calon dalam Pilkada 2020. Hal ini menjadi sorotan Eki Baehaki, tokoh muda yang menjadi penantang potensial keluarga Ratu Atut Chosiyah yang tengah berkuasa.

BACA :  Gelar Rakor, PKS Banten Bahas Pematangan Koalisi Jelang Pilkada

Ayahanda Eki, yang juga mantan bupati Serang dua periode, Ahmad Taufik Nuriman menyebut, empat parpol yang berkoalisi memiliki kesamaan karakter dengan anaknya.

Nuriman yang tokoh Partai Gerindra ini juga memastikan, anaknya akan diusung Partai Demokrat, sehingga ia yakin bisa menggabungkan Partai Gerindra dan Demokrat dengan empat parpol yang sudah lebih dulu berkoalisi.

“Minimal enam partai, itu kan baru bisa dinamakan koalisi (ideal). Mereka kan (baru empat parpol berkoaliasi), pada kemarin malam terucap dua partai lagi. Makanya kita bisa masuk koalisi tersebut lewat Demokrat dan Gerindra,” ungkap Ahmad Taufik Nuriman saat ditemui di kediamanya, Rabu, 19 Februari 2020.

Sementara itu, calon Bupati Serang, Eki Baehaki menambahkan, meski dalam pertemuan empat parpol tidak disebut nama Eki Baehaki, hal itu tidak membuatnya gusar.

BACA :  Ingin Berdayakan Santri dan Kembangkan Wisata Religi Jadi Alasan Rocker Ini Mencalonkan Bupati Pandeglang

“Saya pun sudah komunikasi dengan 3 parpol, dan 4 parpol hanya menyampaikan ingin adanya (proses) demokrasi. Memang ada calon lain, bukan melawan kotak kosong. Yang jelas mereka anti petahana, dan siap melawan petahana. Tapi analisa saya, bisa bener, bisa tidak,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

 




Photos

  • Videos


  • Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    1 of 3
    Video Redaksi
    2 of 3
    Video Redaksi
    3 of 3
  • Terpopuler