Connect with us

METROPOLITAN

Ramai Pernyataan Agama Musuh Pancasila, Politisi Muda Asal Banten Minta Warga Bersikap Begini

Published

on

Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rano Alfath sosialisasi empat pilar kebangsaan Indonesia bersama tokoh masyarakat dari kalangan ketua rukun warga dan rukun tetangga di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 22 Februari 2020. Rano menyinggung pernyataan kontoversial Ketua BPIP Yudian yang menyebut agama musuh Pancasila. (Istimewa)

Tangerang – Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia sudah final. Bahkan Pancasila dan agama tidak bisa dibenturkan. Karenanya, semua warga wajib menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rano Alfath sosialisasi empat pilar kebangsaan Indonesia bersama tokoh masyarakat dari kalangan ketua rukun warga dan rukun tetangga di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 22 Februari 2020, seperti dilansir dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com.

Empat pilar kebangsaan yang dimaksud adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 dan Ketetapan MPR sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara ke berbagai elemen masyarakat.

BACA :  Dianggap Salah Obyek, Eksekusi Rumah Ricuh

Dalam kesempatan tersebut, Rano menyinggung pernyataan kontoversial Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang menyebut agama sebagai musuh Pancasila

Terkait ramainya polemik tersebut, Rano meminta masyarakat tetap tenang, sebab pihak DPR sedang melakukan konfirmasi kebenaran maksud statment tersebut.

Pada acara yang dihadiri oleh 160 partisipan Rano menyampaikan kondisi bangsa Indonesia yang kini tengah dihadapkan pada serangan sebagai upaya yang dilakukan terus menerus mendegradasi Pancasila. Mereka juga berupaya memecah belah anak bangsa.

Kata dia, dengan adanya globalisasi, dunia kini semakin tidak memiliki batasan. Maka dengan mudah saja banyak konsepsi atau paham baru yang masuk kedalam lapisan masyarakat. Apalagi dengan adanya sosial media mempermudah kita untuk terpapar pada konsep-konsep tersebut.

BACA :  Lepas Jemaah, Bupati Lebak Minta Kuota Haji Ditambah

“Contohnya radikalisme. Nah hal itu harus ditangkal dengan mempedomani empat pilar kebangsaan yang sudah menjadi pondasi negara kita sejak dulu,” terang Ketua DPD KNPI Provinsi Banten tersebut.

Dijelaskan Rano, keberadaan Empat Pilar Kebangsaan harus gencar disosialisasikan tidak hanya oleh wakil rakyat, namun juga oleh rakyat itu sendiri.

“Maka dari itu saya minta tolong agar teman-teman semua bisa saling bantu menyebarluaskan empat pilar kita ini. Ini merupakan kewajiban kita semua, bukan hanya saya sebagai wakil rakyat, tetapi seluruh bangsa Indonesia tanpa terkecuali,” ujar Rano.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana




Photos

  • Videos


  • Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    1 of 3
    Video Redaksi
    2 of 3
    Video Redaksi
    3 of 3
  • Terpopuler