Connect with us

Berita Utama

Disebut Terima Uang dari Wawan untuk Rano Karno, Agus Uban Ternyata Caleg Gagal PDIP Pernah Jabat Ketua Departemen Komunikasi

Published

on

Profil Gus Suyadi alias Agus Uban yang dicantumkan dalam Rubrik Kenali Caleg 2014 di kantor berita KBR. (tangkap layar kbr.id)

Tangerang – Nama Agus Uban mendadak ramai disebut-sebut dalam persidangan kasus korupsi alat kesehatan dan pembangunan puskesmas di Tangerang Selatan serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Nama tersebut muncul saat jaksa penuntut umum KPK mengajukan sejumlah pertanyaan pada Rano Karno yang hadir sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 24 Februari 2020.

Dalam sidang seperti dikutip dari Suara.com–jaringan BantenHits.com–Rano Karno mengaku pernah menerima bantuan uang Rp 7,5 miliar dari Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Namun menurut Rano Karno, uang itu untuk keperluan Pilkada Banten 2011-2016, dimana Rano saat itu berpasangan menjadi wakil Ratu Atut Chosiyah yang tak lain kakak Wawan.

BACA :  Jadi Pengedar Sabu, Pemain Organ Tunggal di Lebak Diciduk Polisi

Menurut Rano, uang Rp 7,5 miliar itu tidak langsung diterima langsung. Melainkan diberikan bertahap sesuai kebutuhan operasional pilkada.

Rano menyebut uang bantuan kampanye tersebut diketahuinya diterima melalui anggota tim pemenangan bernama Agus Uban.

“Saya tahu, sumber dari Pak Wawan, tapi itu untuk kepentingan kampanye pada waktu itu pak,” jawab Rano Karno.

Rano pun membantah bahwa uang sebesar Rp 7,5 miliar sempat sampai ke tangannya. Namun, yang diketahui Rano, bahwa Agus Uban yang bertemu terdakwa Wawan.

“Waktu itu saudara Agus Uban yang ketemu dengan Pak Wawan. Saya nggak pernah terima uang itu, cuma saya tahu laporan. Saya nggak tahu pak tepatnya berapa, cuman saya pernah dengar kira-kira berkisar Rp7,5 miliar,” ujarnya.

BACA :  Tak Bisa Pulang, TKW Asal Lebak Butuh Dana Rp148 Juta

Lalu siapa sebenarnya sosok Agus Uban?

Agus Uban adalah nama panggilan untuk Gus Suyadi. Pria yang pernah tinggal di Jalan Qadr VI, Komplek Islamic ni mendadak meninggal dunia pada 20 Juli 2015 diduga akibat serangan jantung.

Agus Uban dimakamkan di pemakaman umum Kampung Asem, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Dalam Rubrik Kenali Caleg 2014 di kantor berita kbr.id, nama Gus Suyadi tercatat sebagai caleg DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Banten III.

Laman tersebut juga memuat riwayat organisasi dan jabatan yang pernah diemban Gus Suyadi. Tercatat, Gus Suyadi pernah menjabat Ketua Departemen Komunikasi di DPP PDIP periode 2010-2015.

BACA :  Pintu Kamar Diketuk saat Asik Indehoy di Dalam Kontrakan, Dua Sejoli di Cilegon Ini Ngeles Mau Nikah

Gus Suyadi juga pernah menjabat wakil ketua KADIN Kabupaten Tangerang, wakil ketua DPD PDIP Provinsi Banten 2005-2010.

Agus Uban juga diketahui mengentaskan pendidikan hingga SMA tahun 1986. Dalam keterangan riwayat pendidikan, Agus memberikan catatan dirinya sedang menempuh pendidikan strata 1 di STIPAN.

Dia juga memginformasikan soal prestasi yang berhasil diraihnya yaitu pencarian dana untuk bencana banjir Banten dan pengumpulan dana untuk Indonesia.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler