Connect with us

Berita Terbaru

Walantaka Jadi Lokasi Pertama Gerakan Mencipta Ruang Terbuka Hijau di Kota Serang

Published

on

Wali Kota Serang Syafrudin (tengah, pakai topi putih) bersama jajaran menanam pohon di Walantaka. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Wali Kota Serang Syafrudin memulai gerakan menciptakan ruang terbuka hijau dengan melakukan penanaman pohon di Kampung Kadoes, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu 1 Maret 2020.

Diakui Syafrudin, saat ini Kecamatan Walantaka masih banyak pohon yang rindang, namun masyarakat diharapkan tidak surut untuk kembali menanam pohon di lingkungannya.

“Kalau di sini kita sudah lumayan rindang ya, pohon-pohon besar (masih tumbuh). Akan tetapi memang, adakalanya masyarakat ada yang menebang pohon dan harus sadar diganti dengan penanaman pohon lagi,” kata Syafrudin kepada awak media usai acara.

BACA :  Besok, Razia Orang Gila akan Digelar Serentak

Syafrudin mengharapkan masyarakat menanam pohon yang produktif seperti, pisang, nangka, durian dan lainya sehingga bisa di panen pada saat musimnya.

“Nangka, duren, yang kira-kira produktif jangan sampai tidak produktif,” katanya.

Beberapa daerah di Kota Serang, lanjut Syafrudin, dinilai masih kurang dalam melakukan penghijauan, seperti Kecamatan Serang, Kecamatan Cipocok, dan Kecamatan Kasemen.

“Nampaknya kurangnya kesadaran masyarakat terkait ruang hijau, ya mudah-mudahan dengan ke depan sosialisasi supaya masyarakat mau nemanam pohon karena perlu ya agar banyak oksigen,” tuturnya.

Sementara itu Karsono Camat Walantaka yang juga hadir dalam acara penanaman pohon mengatakan hari ini ada 100 bibit pohon berbagai macam yang ditanam di Kampung Kadoes.

BACA :  Penjual Bendera Merah Putih di Cilegon Ditertibkan Petugas

“Walantaka ini masuk daerah kuning karena sudah banyak masuk perumahan ya maka dari itu kita harus banyak menanam pohon,” katanya.

“Kita ajak masyarakat yah agar gemar menanam pohon, terbuka hijau kita hanya taat pada RTRW Kota Serang,” tukasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh