Connect with us

Berita Terbaru

116 Waralaba Tak Berizin di Kota Cilegon Bebas Beroperasi, DPRD Sebut Peraturan Wali Kota Dilabrak

Published

on

Komisi I DPRD Kota Cilegon saat hearing dengan Pemkot Cilegon soal waralaba. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Sebanyak 116 waralaba di Kota Cilegon disebut tak berizin alias ilegal. Ironinya, mereka masih bebas beroperasi meski telah beberapa kali diberikan teguran untuk pengurusan izin.

Hal itu terkuak saat Komisi I DPRD Kota Cilegon menggelar hearing dengan Pemkot Cilegon yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon Asda II Tb Dikrie Maulawardana, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Kepala DPM-PTSP Kota Cilegon Wilastri Rahayu membeberkan saat ini waralaba yang tercatat berdiri di Kota Cilegon terdapat lima waralaba seperti Indomaret 92 waralaba, Alfamart 52 waralaba, Alfamidi 11 waralaba, Dan-Dan dua waralaba, dan Boemi Mart satu waralaba.

BACA :  Aksi Mutilasi Agus Dibantu Erik Pegawai RM Gumarang Cibadak

“Jumlah total 158 minimarket, yang tidak berizin 116. Mayoritas Indomaret, dari total 92 Indomaret, 81 diantaranya tidak berizin. Sementara Alfamart, dari total 52, sebanyak 23 tidak berizin Dan-Dan dan Boemimart seluruhnya belum memiliki izin,”kata Wilastri.

Senada dikatakan Kepala Disperindag Kota Cilegon Abadiah. Ia mengklaim telah melakukan peneguran kepada seluruh pengelola minimarket yang tidak berizin.

“Kita sudah menegur sebanyak dua kali, dan teguran ketiga masih maka pemerintah akan melakukan penutupan paksa. Tanggal 26 (Maret) kalau masih belum mengurus izin akan kita eksekusi bersama Dinas Satpol PP, tadi di rapat sudah disepakati hal itu,”tandasnya.

Sementara di tempat yang sama Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon Hasbudin menegaskan bahwa selain banyak waralaba tidak memiliki izin, jumlahnya pun melebihi kuota sehingga dapat melanggar Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 43 Tahun 2016 tentang Pembatasan Toko Modern dan Kewajiban Kemitraan Toko Modern dengan Usaha Mikro, Kecil, Menengah.

BACA :  Gapasdap dan Stakeholder Pelayaran Sumbang 16 Hewan Kurban untuk Warga Cilegon

Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon Hasbudin menjelaskan, berdasarkan Perwal Tahun 2016 tersebut jumlah minimarket di Kota Cilegon dibatasi maksimal 146 toko, sedangkan saat ini yang ada sebanyak 158 toko.

“Perwalnya 146 toko dan sekarang ada 158 toko artinya jumlah minimarket over kuota, tidak mengindahkan Perwal yang ada,” tegasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler