Connect with us

Berita Utama

Heboh Virus Corona, Pesawat-pesawat Lion Air Harus Diperlakukan Seperti Ini

Published

on

Proses pembersihan pesawat Lion Air dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. (FOTO: Dok. Lion Air)

Jakarta – Virus corona tengah menjadi momok dunia, tak terkecuali di Indonesia menyusul ditemukannya pasien yang positif terpapar.

Berbagai pihak telah mengeluarkan imbauan dan langkah-langkah antisipatif mencegah meluasnya virus corona.

Langkah antisipatif di antaranya dilakukan Lion Air Group. Maklum, perusahaan penyedia jasa penerbangan termasuk paling rentan terpapar jika tidak ketat menerapkan tindakan pencegahan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis kepada BantenHits.com mengatakan, pesawat-pesawat Lion Air menjalani fase pengerjaan yang meliputi pembersihan pesawat, sterilisasi, penyemprotan, penggantian saringan udara kabin, kebersihan kabin, kokpit dan kompartemen kargo.

BACA :  Pemdes dan Warga Cikotok Lebak Swadaya Bangun Masjid Rp 700 Juta

“(Ini bentuk) komitmen dan upaya dalam mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first),” kata Danang.

Menurut Danang, sebagai tindakan pencegahan, Lion Air Group merekomendasikan guna menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku, sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna tindakan preventif dengan mengutamakan kesehatan.

“Seluruh Departemen Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Lion Air Group telah mengimplementasikan yang dilakukan oleh seluruh unit terkait untuk menjalankan rekomendasi yang disampaikan,” jelasnya.

Proses pembersihan dan penggantian saringan udara pesawat Lion Air untuk mencegah meluasnya virus corona. (FOTO: Dok. Lion Air)

Sterilisasi Pesawat di Hangar

Proses sterilisasi, lanjut Danang, juga dilakukan ke pusat perawatan pesawat (hangar) Batam Aero Technic (BAT) yang merupakan member of Lion Air Group.

BACA :  Tunggakan Pajak Kendaraan Rp1 Miliar, Sekda Pandeglang: SKPD Sudah Punya Anggarannya

Sterilisasi dilakukan melalui proses penyemperotan kembali (re-desinfectant), serta dijadwalkan untuk pengerjaan perawatan pesawat berkala (schedule maintenance).

“Proses re-desinfectant dilakukan melalui beberapa tahapan dalam pengawasan Kantor Kesehatan Pelabuhan, di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” bebernya.

Batam Aero Technic melakukan proses pergantian HEPA (High Efficiency Particulate Air) filter yang digunakan sebagai alat penyaring sirkulasi udara di dalam pesawat, menurut anjuran pabrikan pesawat.

“Dalam melakukan proses pergantian HEPA filter, petugas telah diberikan pengetahuan mengenai keselamatan dan telah melakukan tes kesehatan serta melakukan vaksinasi,” ungkapnya.

Danang menambahkan, seluruh prosedur yang dilakukan telah mengikuti aspek keselamatan yang dapat membantu untuk melaksanakan seluruh tahapan sampai selesai.

“Lion Air Group menegaskan, pelaksanaan proses dan prosedur sterilisasi dilakukan guna memastikan keselamatan penerbangan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan,” tegasnya.

BACA :  DPMD Lebak Dituding Labrak SK Bupati soal Anggaran Desa

“Lion Air Group menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional,” tukasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler