Connect with us

Berita Terbaru

Santer Dapat Tangkal Virus Corona, Harga Jahe di Rangkasbitung Tembus Rp50 Ribu/Kilogram

Published

on

FOTO ILUSTRASI Jahe. (Net)

Lebak- Sejumlah pedagang rempah-rempah di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak kebanjiran rejeki. Terlebih mereka yang menjual rempah-rempah jahe.

Bukan tanpa alasan, harga salah satu rempah yang digadang-gadang dapat menangkal virus Corona itu mendadak banyak dicari warga.

Fantastisnya, rempah yang dapat membuat tubuh hangat itu mengalami lonjakan harga. Tak tanggung-tanggung usai Presiden Joko Widodo mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barar Positif Corona harganya pun menembus Rp50 ribu per kilogramnya.

Padahal semulanya, harga jahe hanya berkisar Rp20 ribu per kilogramnya.

“Karena harga dari distributornya naik. Ya kita juga ikut menaikan harganya, kita juga ga mau rugi,”kata Teti salah satu penjual di pasar Rangkasbitung.

BACA :  Lebih Semarak dan Meriah, Ayo! Hadiri Festival Cisadane 2016

Kenaikan ini, menurut Teti tak dipungkiri membuat berkah dirinya dan para pedagang rempah lainnya.

“Ini berkah buat kami akibat virus Corona. Karena sebelumnya pembeli tidak terlalu banyak, ya sekarang cukup banyak,”tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak Dedi Rahmat mengatakan kenaikan harga Jahe cukup beralasan. Sebab, saat ini daya beli cukup tinggi setelah mengetahui bahwa Jahe bisa menangkal wabah virus Corona.

“Kami tidak bisa intervensi dalam hal ini. Tapi yang jelas, naiknya harga jual itu akibat daya beli tinggi. Nanti, kalau virus Corona berlalu harga akan kembali turun karena daya belinya juga turun,”Pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh