Connect with us

Berita Utama

Belum Sebulan Pimpin Ditreskrimsus Polda Banten, Pria Ini ‘Tancap Gas’ Tetapkan Empat Gurandil Tersangka Penyebab Banjir Bandang di Lebak

Published

on

Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol. Nunung Syaifudin bersama Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi saat gerebek pabrik masker. Polda Banten juga telah menetapkan empat gurandil sebagai tersangka banjir bandang di Lebak. (BantenHits.com/ Mahyadi) 

Serang – Kepolisian Daerah (Polda) Banten telah menetapkan empat orang tersangka berinisial JA, EN, SU, dan TO dalam kasus Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau gurandil di Kabupaten Lebak.

Keempat tersangka merupakan pemilik tambang dan pengolahan emas ilegal di sekitar Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang diduga menjadi penyebab bencana banjir dan longsor pada awal 2020.

Direskrimsus Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin, saat dikonfirmasi oleh awak media, Sabtu, 7 Maret 2020 mengatakan, untuk saat ini pihaknya telah menetapkan empat orang tersangka. Namun dia mengungkapkan, ada kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.

BACA :  Dua Kurir Pembuang Jasad Mayat dalam Karung di Pandeglang Diganjar Hukuman Seumur Hidup

“Kita concern untuk menyelesaikan perkara ini. Kita akan dalami lagi karena menurut informasi, ada yang sudah ditangani Bareskrim (Polri). Saya dan tim akan bekerja keras menuntaskan perkara ini,” katanya.

Menurut Nunung, penetapan status tersangka dilakukan setelah jajarannya melakukan serangkaian proses penyelidikan sejak banjir bandang dan longsor terjadi.

“Untuk menetapkan tersangka, kita menilai dari beberapa keterangan saksi, barang bukti, serta keterangan saksi ahli. Kami Kira sudah cukup untuk menetapkan keempatnya menjadi tersangka, sehingga polisi tidak perlu menunggu keterangan tersangka, yang masih terus kami buru,” jelasnya.

“Keterangan tersangka itu nomor bawah, kita sudah bisa tetapkan tersangka, apabila alat bukti sudah cukup dan lengkap,” tutupnya.

BACA :  Ojek Online Bantu Polwan Cantik Bagikan Masker ke Pengendara Motor di Tangerang

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler