Connect with us

Berita Terbaru

Guru Cabul di Gunung Sari Serang Punya 7 Anak dan 1 Istri, Tega ‘Gerayangi’ Bocah Hanya Karena Nafsu

Published

on

Polres Serang Kota saat ekspose kasus Guru SD Cabul di Gunung Sari. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- AZ (50) oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang terancam 15 tahun kurungan penjara.

Bukan tanpa alasan, guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) itu tega mencabuli siswinya yang masih duduk di bangku kelas 1 dan 2.

Hal itu dilakukan AZ tanpa penyesalan. Nafsu menjadi pemicu utama oknum guru yang memiliki 7 anak dan 1 istri tega berbuat bejat.

Baca Juga: Guru SD Cabul di Serang Bisa Leluasa Lampiaskan Syahwat Iblisnya di Kelas Karena Korban Diancam Dapat Nilai Jelek

Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono mengatakan tersangka AZ telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan juga kejiwaan. Hasilnya negatif tidak mengalami gangguan kejiwaan.

BACA :  Honor Harian Kunker DPRD Lebak Naik Jadi Rp1,5 Juta Perhari, Badak Banten: Evaluasi! Atau Kami Kepung

“Mungkin karena nafsu, padahal pelaku ini sudah punya istri, punya anak 7 dan cucu 1,”kata Edhi saat konferensi pers di Mapolres Serang Kota, Senin, 9 Maret 2020.

Kata Edhi, dari hasil pemeriksaan terdapat 5 pelajar yang diakui AZ telah dicabuli. Padahal, belakangan ini kabar beredar terdapat 11 pelajar.

“Awalnya ada 11 anak dari perempuan tapi pelaku mengakui hanya lima ada,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pria yang telah menjadi PNS selama 25 tahun ini dijerat Pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 17 tahun 2016 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan diancam 15 tahun penjara.

Sebelumnya, Aksi cabul oknum guru berinisial A (50) di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, ternyata tak hanya dilakukan di gudang sekolah, tapi juga saat jam pelajaran berlangsung. Pelaku menakuti korbannya akan mendapat nilai jelek.

BACA :  Biaya UN SD di Kota Tangerang Dikeluhkan

Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono mengatakan dari belasan siswa yang diduga jadi korban pencabulan, saat ini baru ada 5 korban yang melaporkan tindakan bejat oknum guru A  ke Kepolisian.

“Saat sepi di ruang kelas diiming-imingi dan ditakut-takutin dengan nilainya jelek gitu, jadi akhirnya murid dilakukan oleh korban yang pertama itu selain pegang-pegang, juga sempet mengeluarkan kemaluan,” kata Edhi kepada awak media di Kota Serang, Sabtu 29 Febuari 2020.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh