Connect with us

Berita Terbaru

Pemprov Gelar MTQ tanpa Dihadiri Warga Gara-gara Corona, Ketua DPRD: Boleh Sigap Bukan Berarti Hambat Silaturhami

Published

on

Ketua DPRD Banten Andra Soni mengapresiasi langkah antisipatif Pemprov Banten mencegah penyebaran virus Corona. Namun, terkait MTQ digelar tanpa massa, semestinya Pemprov menunjukkan kesigapan bukan menghambat silaturahmi. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memutuskan menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XVII 2020 yang akan digelar di Tangsel tanpa melibatkan massa.

Hal tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kewaspadaan Provinsi Banten dalam mencegah penyebaran virus corona 2019.

Keputusan tak melibatkan massa dalam MTQ XVII ditetapkan usai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan MTQ XVII 2020 Provinsi Banten di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu, 11 Maret 2020.

“Saya memahami pertimbangan Bu Airin. Kalau sampai terjadi pada seseorang, kita bisa disalahkan. Dalam kondisi seperti ini kok tetap diselenggarakan. Kita pertimbangkan manfaat /maslahat dan madharatnya,” ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim melalui keterangan tertulis Dinas Kominfo Provinsi Banten.

BACA :  HUT Bhayangkara Ke-69, Ratusan Anggota Polresta Tangerang Sumbang Darah

“Sedapat mungkin, kita sebagai pemimpin mampu memberikan keamanan dan kenyamanan kepada rakyat kita. Meskipun hanya satu orang,” tambahnya.

Merespons rencana Pemprov Banten ini, Ketua DPRD Banten Andra Soni meminta semua pihak untuk sama-sama menjaga kesehatan masing-masing termasuk menjaga lingkungan dan saling berkoordinasi. 

“Saya pikir kita memang harus prihatin tapi bukan berarti kita harus menghambat silaturahmi,” katanya kepada awak media di Kantor DPD Gerindra Banten, Kamis 12 Maret 2020.

Andra mengaku sampai saat ini belum ada koordinasi terkait pembatasan soal larangan orang berkumpul di dalam satu tempat.

“Sampe hari ini kita belum ada komunikasi ya terkait dengan itu, tapi kita mesti saling menjaga kondusivitas wilayah kita enggak boleh apa menunjukkan kepanikan yang justru kita harus tunjukkan adalah kesiapan dan kesigapan,” paparnya.

BACA :  Lurah Takut Kelola Dana Kelurahan, Pemkot Siap Adakan Pelatihan

Kesiapan dalam menghadapi dan kesigapan yang diutamakan, jika terjadi masuknya virus Corona COVID-19 di Indonesia.

“Jadi bukan justru kita membuat kebijakan-kebijakan yang kontra produktif jadi saya menyatakan mendukung upaya yang dilakukan oleh pemprov untuk pencegahan kemudian mengantisipasi masalah,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler