Connect with us

Berita Terbaru

Virus Corona Jadi Pandemi Global, CFD di Lebak Ditiadakan Selama Dua Pekan

Published

on

Kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Rangkasbitung. (Tangkap Layar IG @InfoRangkasbitung).

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak memutuskan untuk meniadakan sementara kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Rangkasbitung. Tujuannya untuk mencegah sebaran virus Corona meluas.

Rencananya kegiatan rutin mingguan itu akan ditiadakan selama 2 pekan. Hal itu dikatakan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dalam sebuah video berdurasi 3 menit 28 detik. Video dikirim oleh salah satu pejabat Pemkab Lebak, Sabtu, 14 Maret 2020.

“Saya mengimbau kepada masyarakat dan stakeholder terkait supaya bersama-sama, kegiatan-kegiatan yang melibatkan massa banyak untuk dikurangi. Salah satunya CFD untuk ditiadakan selama 14 hari ke depan dan kami akan evaluasi perkembangan ke depan,”kata Iti.

BACA :  Resmi Dilaporkan GP Ansor, Pejabat Pandeglang Akui Postingannya di Facebook Emosional

“Dan dilarang melaksanakan kegiatan event-event besar yang melibatkan dan mendatangkan orang banyak,”sambungnya.

Menurutnya, kondisi Lebak yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tangerang dan ditunjang dengan akses Commuterline memungkinkan untuk dikunjungi 15 ribu orang dalam satu hari.

Maka dari itu, Ketua DPD Demokrat Banten ini mengajak berbagai pihak untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Lebak.

“Saya mengajak kepada semuanya untuk lebih mengantisipasi. Hindari tempat yang berpotensi terjadinya interaksi antar yang lainnya, karena virus tidak terlihat penyebarannya,”serunya.

Iti mengimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Biasakan untuk mencuci tangan. Tetap tenang dan berdoa sehingga kita diberikan kesehatan oleh Allah SWT,”imbuhnya.

BACA :  Polresta Tangerang Tangkap Kepala Kuli Pemeras di Proyek Alam Sutera

Untuk diketahui, dikutip dari CNBCIndonesia WHO menetapkan secara resmi menyatakan virus Corona Covid-19 sebagai pandemi pada Rabu (11/3/2020).

Itu terjadi setelah wabah mirip SARS itu menjangkiti semakin banyak orang, di mana pada Kamis pagi angkanya mencapai 126.063 kasus. Dengan total korban tewas 4.616 orang dan sembuh sebanyak 67.071 orang, menurut Worldometers.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler