Connect with us

Berita Terbaru

Resmi! Pemkab Pandeglang Batalkan Seluruh Agenda Kunjungan Rutin Bupati Pandeglang

Published

on

Bupati Pandeglang Irna Narulita saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Cibaliung, Minggu, 15 Maret 2020. Kunjungan ini jadi yang terakhir, karena Irna resmi hentikan seluruh agenda kunjungan gara-gara Virus Corona. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Pemerintah Kabupaten Pandeglang, menghentikan agenda rutin berupa kunjungan kerja (kunker) Bupati Pandeglang, Irna Narulita ke 35 kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang. Padahal, masih banyak kecamatan yang belum dikunjungi.

Pemkab Pandeglang merasa khawatir jika masih dilakukan kegiatan yang melibatkan orang banyak akan memperparah sebaran virus corona atau Covid-19. Meski, belum ada masyarakat di Kota Santri ini yang positif corona.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, masih ada dua kecamatan lagi yang tidak bisa ditunda untuk melakukan Kunker, karena sudah mengundang orang. Namun, Irna mengaku tidak terlalu khawatir mengingat sudah ada pemahaman tentang sebaran virus itu.

BACA :  Buka Acara Pengukuhan dan Pembekalan 339 Relawan BPBD Pandeglang, Dimyati Ambil Alih Acara Irna?

“Jadi asih ada dua kecamatan yang tidak bisa ditunda, karena sudah mengundang masyarakat. Tapi tadi mereka sudah paham untuk mengantipasi corona,” kata Irna usai Kunker di Kecamatan Cibaliung, Minggu, 15 Maret 2020.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pandeglang juga menghentikan agenda rutin, seperti Car Free Day dan meliburkan sekolah untuk tingkat Paud sampai SMP sederajat selama dua Minggu.

Untuk Libur sekolah, Pemkab Pandeglang mulai memberlakukannya mulai Senin, 16 Maret 2020 ini. Meski demikian, Irna menekankan agar anak-anak sekolah tetap bisa belajar di rumah masing-masing, jangan sampai libur tersebut dijadikan ajang untuk bermain.

“(Sekolah) mulai libur, kondisi Pandeglang sih masih dalam kondisi aman, tapi karena kita hawatir belum tau di sudut-sudut mana virus corona bisa meluas. Mereka bisa belajar dari rumah, melalui online karena ada portal website untuk belajar dari rumah, anak-anak tidak boleh piknik, mereka tetap harus belajar,” ujarnya.

BACA :  Banjir di Bayah Putuskan Jembatan Cimancak-Sukajaya, Iti Minta Warga Sabar

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler