Connect with us

BERITA KANDIDAT

Kantongi Rekomendasi Partai Golkar, Ratu Ati Diminta Siapkan Calon Wakilnya pada Pilkada Cilegon 2020-2025

Published

on

Ratu Ati Marliati saat menerima surat rekomendasi Partai Golkar sebagai calon wali kota Cilegon pada Pilkada Cilegon 2020-2025. Ati diminta melakukan komunikasi politik dengan partai-partai politik untuk menentukan calon wakilnya. (Foto: istimewa)

Cilegon – Calon Wali Kota Cilegon 2020 dari Partai Golkar, Ratu Ati Marliati akhirnya mendapatkan surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar.

Selain Ratu Ati Marliati, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar juga menetapkan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan maju di Pilkada serentak di Provinsi Banten.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Jawa-1, Andika Hazrumy di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020 mengatakan, penetapan calon kepala daerah yang ditentukan oleh DPP Golkar berdasarkan survei dari popularitas serta elektabilitas para calon.

BACA :  Jalani Rapid Test, Dua ODP di Cilegon Reaktif Corona

“Calon yang diusung juga termasuk memiliki kesempatan menang di daerahnya masing-masing. Alhamdulillah untuk Banten, DPP Partai Golkar sudah menetapkan rekomendasi yang pertama. Ini merupakan hasil analisa dan survei yang telah dilakukan,”ujar pria yang juga wakil Gubernur Banten itu.

Mereka yang ditetapkan adalah Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa untuk Pilkada Kabupaten Serang, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan untuk Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dan Irna Narulita-Tanto Warsono Arban untuk Pilkada Kabupaten Pandeglang.

Sementara untuk Pilkada Kota Cilegon ditetapkan Ratu Ati Marliati untuk bakal calon wali kota. Ratu Ati Marliati diminta untuk melakukan komunikasi dan merumuskan pasangan calon.

“Para bakal calon yang sudah ditetapkan untuk melakukan komunikasi politik agar terbentuknya koalisi di masing-masing daerah. Rekomendasi ini untuk memudahkan komunikasi calon dengan partai lain sebagai dasar rekomendasi dari Golkar,” kata Wagub Banten itu.

BACA :  Satu Bulan, Reserse Macan Lebak Ungkap Empat Kasus C3 dan Penganiayaan

Dia juga menegaskan, hasil rekomendasi Partai Golkar bisa berubah jika calon yang diusung tidak bekerja secara maksimal saat melakukan komunikasi dengan partai politik lainnnya.“Rekomendasi ini sebagai landasan calon untuk mempermudah komunikasi,” tegas Andika.

Andika Hazrumy menambahkan, masing-masing bakal calon harus bekerja secara maksimal guna mendapatkan koalisi partai yang kuat.

“Kami optimistis dengan pasangan yang diusung akan mendapatkan suara terbanyak dari masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Terpopuler