Connect with us

Berita Terbaru

Kampanye Lawan Corona, Batik Air Tak Hanya Bagi-bagi Masker dan Hand Sanitizer Tapi Ubah Pola Antrean

Published

on

Simbolis penyerahan masker dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dalam safety campaign oleh (kanan) Safety, Security and Quality Director of Batik Air, Capt. Wamildan Tsani Panjaitan. (Foto oleh Muhammad Fikri Ardriawan/ Dok.Batik Air)

Tangerang – Seluruh elemen bangsa kini tengah bahu-membahu membantu pemerintah melawan penyebaran virus Corona.

Maskapai Batik Air, member of Lion Air Group turut ambil bagian. Bertempat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Batik Air menggelar kampanye keselamatan penerbangan (safety campaign), Minggu, 22 Maret 2020.

Agenda safety campaign dipimpin oleh Safety, Security and Quality Director of Batik Air, Capt. Wamildan Tsani Panjaitan beserta seluruh perwakilan divisi/ departemen Batik Air dan Lion Air Group.

“Topik kampanye fokus pada tingkat keselamatan, keamanan mengenai berbagai upaya dalam menangkal, meminimalisir dan memutus rantai penyebaran virus. Salah satunya ditandai pemberian masker dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) kepada para tamu (penumpang) Batik Air,” kata Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis kepada BantenHits.com.

Menurut Danang, melalui kegiatan ini Batik Air ingin menegaskan, safety campaign menjadi bagian tindakan preventif dan antisipasi utama mengenai dampak wabah corona virus disease (covid-19). 

BACA :  Debit Air Bendung Pamarayan Meningkat

“Langkah ini merupakan rangkaian program rutin dalam menyampaikan berbagai informasi penting terhadap aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, terutama berkaitan dengan sisi kesehatan serta kepentingan manusia (human interest) yang mencakup dari karyawan/ staf dan pengguna jasa penerbangan atau publik,” ujarnya.

Kampanye keselamatan penerbangan, Batik Air bagikan masker dan hand sanitizer di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. (Foto oleh Muhammad Fikri Ardriawan/ Dok.Batik Air)

Batik Air mengimbau dan meminta kepada seluruh karyawan dan tamu, agar memperhatian dan mengikuti rekomendasi social distancing (jarak sosial) yang diyakini menjadi salah satu cara efektif untuk menekan angka penyebaran. Tujuannya ialah terdapat ruang yang cukup antara satu orang dengan orang lain agar bisa menghilangkan transmisi virus.

BACA :  "Gubernur Banten Pertama dari PPP Tapi Dikriminalisasi Ratu Atut Chosiyah"

Untuk pelaksanaan operasional penerbangan, kata Danang, kampanye keselamatan meliputi pengaturan antrean pada saat pemeriksaan suhu tubuh, area pemeriksaan keamanan (security check-point/ SCP), ketika antre pelaporan (check-in), di ruang tunggu, mulai masuk ke kabin pesawat (boarding). 

“Untuk pengaturan tempat duduk, Batik Air memiliki mekanisme yang disesuaikan antara jumlah tamu dengan ketersediaan kursi,” jelasnya.

Danang menambahkan, Batik Air menekankan kepada setiap tamu bahwa berdasarkan prosedur layanan penerbangan, untuk selalu memberikan informasi secara rinci/ jelas/ sesuai keadaan sebenarnya kepada petugas layanan darat ketika proses pelaporan diri di counter check-in jika sedang hamil, sakit berat menular atau tidak menular atau memiliki kondisi khusus yang dapat membahayakan diri sendiri dan mengganggu kenyamanan penumpang lain saat melakukan perjalanan udara.

BACA :  648 Posyandu di Tangsel Siap Layani PIN Polio 2016

Kondisi kesehatan pada umumnya tidak memerlukan surat izin medis, namun untuk beberapa keadaan tertentu mewajibkan setiap pelanggan mempunyai surat izin medis sebelum penerbangan dengan menunjukkan dan melampirkan surat keterangan kelaikan terbang (fitness for air travel/ medical information) dari Kantor Kesehatan Pelabuhan serta menandatangai surat pernyataan. Hal ini sesuai ketentuan pengangkutan penumpang dalam kategori sakit.

Batik Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional.

Selain itu, safety campaign juga mengingatkan sesuai rekomendasi berbagai pakar dan organisasi kesehatan, agar selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, penggunaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) yang tersedia dan disediakan oleh pengelola bandar udara.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh