Connect with us

Berita Utama

Perang Lawan Corona, Seluruh Petugas Puskesmas di Kota Serang hanya Gunakan Jas Hujan

Published

on

Tim Gugus Terpadu Kabupaten Pandeglang menyemprot disinfektan di sejumlah fasilitas umum dan instansi pemerintahan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Masjid Agung dan Markas Kodim 0601 Pandeglang jadi sasaran penyemprotan, Rabu, 18 Maret 2020.(BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Serang – Slogan perang melawan Corona yang digaungkan di seantero jagat Indonesia, tak sebanding dengan kondisi petugas medis yang menjadi ujung tombak dalam perang itu.

Salah satu kondisi memilukan muncul dari Kota Serang yang lokasinya berdekatan dengan DKI Jakarta sebagai epicentrum kekuasaan saat ini.

Seluruh petugas puskesmas di Kota Serang, tak memiliki alat perlengkapan diri (APD) yang memadai. Mereka hanya menggunakan jas hujan saat melayani pasien Corona.

BACA :  Gak Usah Takut Mogok! Ini Tips bagi Pengguna Mobil Toyota Agar Bisa Tetap Melaju saat Banjir Melanda

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang M Ikbal kepada awak media usai rapat Forkopimda, di Kantor Wali Kota Serang, Senin, 23 Maret 2020.

“APD kita memang tidak ada, kalau pun ada ya adanya seperti jas hujan yang tidak berstandar,” katanya.

Para petugas puskesmas, lanjutnya, saat ini hanya berinovasi sendiri terkait ADP, seperti mengenakan jas hujan, kaca mata, sepatu boot hujan, dan sarung tangan.

“Kita masih waspada ya, kalau ada yang positif satu aja kita pasti minta wali kota untuk tetapkan KLB (kejadian luar biasa),” katanya.

Di Kota Serang sendiri masih ada total 19 orang terkait Corona, dengan rincian 1 orang dinyatakan sembuh, 16 orang dalam pemantauan (ODP) dan 2 pasien dalam pengawasan (PDP).

BACA :  Irna Sebut Hotel di Pantai Carita Jadi Tempat Berlindung Bule-bule dan Keluarganya Agar Tak Terpapar Corona

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh