Connect with us

Advertorial

Tekad Ajat Sudrajat Mengembalikan Marwah Satpol PP Kabupaten Serang; Tampil Lebih Humanis dan Tupoksi Akan Diperteguh

Published

on

Kepala Satpol PP  Kabupaten Serang Ajat Sudrajat mampu mengubah citra Satpol PP menjadi lebih humanis. (Istimewa)

Serang – Satuan Polisi Pamong Praja alias Satpol PP kasar terhadap pedagang kaki lima atau semena-mena kepada pedagang di pasar, itu hanya cerita masa lalu.

Kekinian, Satpol PP Kabupaten Serang sudah bertransformasi menjadi institusi penegak peraturan daerah yang mengedepankan pendekatan dialogis.

Adalah sosok Ajat Sudrajat yang mampu mengubah citra petugas Satpol PP Kabupaten Serang. Pria yang menjabat Kepala Satpol PP  Kabupaten Serang sejak 2019 ini, bertekad ingin mengembalikan marwah tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Satpol PP di bawah kepemimpinannya.

Tekad tersebut ia kukuhkan guna menunjang semua kinerja-kinerja prioritasnya, dalam rangka mendukung indikator kinerja utama tahun 2020 dalam proses penyelenggaran dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.

BACA :  APBD Kecil Jadi Alasan Pemkab Pandeglang Tak Bisa Selesaikan Jalan Rusak di Kota Badak

Meski tak semudah membalikkan telapak tangan untuk mewujudkan visinya, lambat tapi pasti perubahan mulai terjadi di tubuh Satpol PP Kabupaten Serang.

Pria kelahiran Pekan Baru, Riau, pada 4 November 1970 itu telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan tupoksinya sebagai pimpinan Satpol PP Kabupaten Serang semenjak bergabung pada Juni 2019.

“Ada peningkatan tentunya, dan semenjak masuk saya ada isu yang diangkat. Saya ingin menginformasikan, mensosialisasikan imej (kesan) Satpol PP itu bukan kekerasan di kaki lima, kekerasan di pasar. Saya ingin menunjukkan Satpol PP itu yang humanis, tegas bertanggung jawab, dan tetap memberi pelayanan kepada masyarakat,” kata Ajat, Selasa, 17 Maret 2020.

Yang kedua, lanjutnya, Ajat juga ingin mengembalikan tugas pokok dan fungsi Satpol PP itu pada marwahnya sebagai penegak peraturan daerah.

BACA :  Di Kota Tangerang, Masyarakat Bisa Tukar Sampah Jadi Emas

“Sementara ini orang melihat Satpol PP itu piket di perkantoran, jagain parkir. Di tahun 2020 saya ingin 50 persen anggota ditarik untuk tidak piket,” jelasnya.

“Saya ingin memaksimalkan tugas pokok dan fungsinya. Tahun 2021, saya tarik semua piket, jadi enggak ada tuh di Setda, rumah dinas, piketnya nanti ada di Mako (Markas Komando) kita. Sehingga saya ingin mengembalikan marwahnya,” tambahnya.

Tekad selanjutnya dari mantan Camat Petir ini, ia ingin menghadirkan wajah baru Satpol PP Kabupaten Serang, dengan mewarnai dan bersinergi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti Bapenda dan Dinas Perizinan.

“Sehingga ada kontribusi Satpol PP untuk menghasilkan PAD. pengembang pajak, baik pajak perhotelan maupun billboard,” tandasnya. (ADVERTORIAL) 

BACA :  Usia 42 Tahun PDAM Tirta Kerta Raharja: Siap Jadi PDAM Terbaik di Indonesia



Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh