Connect with us

Berita Terbaru

Yang Dikhawatirkan saat Sekolah Diliburkan karena KLB Corona Terjadi, 98 Pelajar di Tangerang Ramai-ramai Datangi Warnet dan Rental PS

Published

on

FOTO ILUSTRASI: Sepasang pelajar SMA di Kabupaten Tangerang asik kelayapan di sebuah restoran cepat saji di Kawasan Citra Raya saat libur KLB Corona, Selasa, 17 Maret 2020.(BantenHits.com/ Darussalam Jagad Syahdana)

Tangerang – 98 pelajar berbagai tingkatan di Kabupaten Tangerang, kedapatan berada di warung internet alias warnet dan rental PlayStation (PS), Senin, 24 Maret 2020.

Para pelajar ini sedianya harus berada di rumah mengikuti pelajaran yang diberikan secara daring selama sekolah diliburkan karena KLB Corona.

Dikutip BantenHits.com dari CNN Indonesia, para pelajar ini terjaring razia yang digelar Polresta Tangerang. Razia dilakukan di sejumlah warnet dan rental PS di tiga lokasi, di kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

BACA :  WH Bersyukur Universitas Negeri di Banten Bertambah

“Di lokasi pertama, kami dapati 8 pelajar sedang bermain internet, di lokasi kedua 25 pelajar, dan di lokasi ketiga didapati 65 anak juga sedang bermain internet,” kata Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Selasa, 24 Maret 2020.

Kepada para pelajar itu, Ade mengimbau agar mematuhi larangan berkumpul hingga social distancing di tengah wabah corona. Menurut Ade, para pelajar seharusnya juga melakukan kegiatan belajar dari rumah.

Sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang, Banten sendiri sudah diliburkan selama dua pekan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kebijakan dirumahkan bukan untuk menghabiskan waktu di tempat keramaian,” ujarnya.

Di sisi lain, Ade mengimbau kepada masyarakat untuk sementara tak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan orang dalam jumlah besar. Ia pun meminta masyarakat tetap tenang dan tak panik dalam menghadapi wabah corona ini.

BACA :  Pemkab Pandeglang Tindak Pegawai yang Berafiliasi dengan HTI

“Kami juga ingatkan untuk tidak melakukan pembelian dan atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan,” katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tertanggal 19 Maret 2020. Dalam maklumatnya, Idham menyatakan personel kepolisian bakal menindak tegas pihak yang masih membuat acara dan melibatkan banyak orang di tengah wabah virus corona (Covid-19).

Pemerintah telah menetapkan tanggap darurat virus corona sampai 29 Mei 2020. Jokowi juga telah mengimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah. Ia meminta masyarakat belajar, bekerja, dan beribadah di rumah.

Hingga Selasa, 24 Maret 2020, berdasarkan informasi di laman infocorona.bantenprov.go.id, ada 768 orang dalam pemantauan (ODP) di Banten. 92 orang dinyatakan sembuh dan 676 lainnya masih dipantau.

BACA :  Mayat Bayi Tak Berbusana Ditemukan Tergeletak di Halaman Rumah Warga Pagelaran Pandeglang

Selain itu, PDP di Provinsi Banten berjumlah 144 orang, 134 orang dirawat dan 10 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Provinsi Banten juga memiliki 40 kasus positif Corona dengan rincian empat orang meninggal dunia, 35 orang dirawat, dan satu orang dinyatakan sembuh.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana




Photos

  • Videos


  • Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    1 of 3
    Video Redaksi
    2 of 3
    Video Redaksi
    3 of 3
  • Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

    Terpopuler