Connect with us

Berita Utama

18 Hari Sebelum Meninggal Ternyata Pilot Lion Air Diduga Positif Corona Pernah Jalani Tes Ini

Published

on

Pesawat Lion Air

Pesawat Lion Air. (Dok. Banten Hits)

Tangerang – Pilot Lion Air, Capt. SP yang diduga pasien positif Corona meninggal dunia di Eka Hospital BSD, Minggu, 22 Maret 2020 sekitar pukul 18.00 WIB.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kepala Bagian Kerjasama Internasional, Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub F. Budi Prayitno seperti dikutip BantenHits.com dari Liputan6.com membenarkan hal tersebut.

Melalui keterangan tertulis kepada BantenHits.com, Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, Lion Air menerima konfirmasi bahwa Capt. SP dinyatakan meninggal dunia kurang lebih pukul 17.50 WIB oleh tim medis.

“Sampai dengan saat ini, Lion Air belum menerima informasi yang pasti penyebab atas meninggalnya almarhum,” kata Danang, Selasa, 24 Maret 2020.

BACA :  Uji Coba Kanalisasi Jalan Daan Mogot, Tiga Bulan Kedepan Bikers Dilarang Melintas di Lajur Ini

“Lion Air menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam atas kepergian salah satu penerbang terbaik. Semoga keluarga dan karib kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” sambungnya.

Menurut Danang, jenazah sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan pada hari yang sama, Minggu, 22 Maret 2020.

“Di perusahaan, Capt. SP memiliki catatan terkait perilaku, kesehatan serta kinerja (performance) yang cukup baik,” jelas Danang.

Terkait kondisi kesehatan SP, Danang mengungkapkan, SP pernah menjalani tes kesehatan pada 4 Maret 2020 atau 18 hari sebelum kematian.

“Berdasarkan rekam medis, pengecekan kesehatan (medical check-up) terakhir almarhum pada 4 Maret 2020, di mana yang bersangkutan dinyatakan sehat dan laik terbang (fit for flight),” ungkapnya.

BACA :  Sehari Produksi Setengah Kilo Sabu Kualitas Baik

“Tidak ada catatan yang menunjukkan penggunaan obat-obat terlarang dan narkoba,” tambahnya.

Danang menambahkan, Lion Air Group dalam memperkerjakan karyawan dan awak pesawat, sudah menjalankan semua protokol kesehatan dan melaksanakan sesuai aturan regulator, salah satunya secara konsisten tetap melakukan pengecekan kesehatan sebelum awak pesawat melakukan tugas terbang.

“Menurut ketentuan yang ditetapkan regulator sangat penting, bahwa pemeriksaan kesehatan sebelum penerbangan (pre-flight health check) sangat penting guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight), agar keselamatan dan keamanan penumpang selama dalam penerbangan terjamin,” paparnya.

Terkait dengan wabah yang berlangsung saat ini, Danang memastikan, Lion Air Group beserta seluruh karyawan turut serta berperan aktif dalam tindakan preventif guna mencegah penyebaran covid-19, antara lain penyemperotan (disinfektan) pesawat yang dioperasikan dan lingkungan kerja, pengecekan suhu tubuh setiap karyawan yang bekerja dan berbagai kampanye keselamatan (safety campaign).

BACA :  Ari Habisi Nyawa Tapok karena Sering Diancam Dibunuh

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh