Connect with us

Berita Utama

Bantu Ojol dan UMKM selama Tanggap Darurat Corona, Golkar DKI Jakarta Gaungkan Gerakan #BantuOjol #BeliLebih

Published

on

DPD Golkar DKI Jakarta kampanyekan bantu UMKM dan ojek online alias Ojol selama masa tanggap darurat Corona. (Dok. DPD Golkar DKI)

Jakarta – Corona Virus Disease (Covid-19) sudah menjadi pandemi global. Di Indonesia, berdasarkan data nasional hingga Rabu, 24 Maret 2020 tercatat 790 kasus positif Covid-19, dengan rincian 58 orang meninggal, 601 orang masih menjalani perawatan, dan 31 orang dinyatakan sembuh.

Jakarta menjadi wilayah terdampak Covid-19 terparah di Indonesia. Tercatat, ada 440 kasus positif Corona di DKI Jakarta, dengan rincian 37 pasien meninggal dunia, pasien sembuh 24 orang, dan 266 pasien masih dirawat di rumah sakit, sementara 113 pasien lainnya melakukan isolasi mandiri.

BACA :  Revitalisasi Pasar Anyar, Baru Pedagang di Jalan A.Yani yang Direlokasi

Mewabahnya Covid-19 berdampak serius pada sektor ekonomi, terutama para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Presiden Joko Widodo, bahkan sudah memberikan kemudahan penundaan pembayaran cicilan kendaraan bagi pelaku UMKM, ojek dan sopir taksi.

Merespons kebijakan Presiden Jokowi, DPD Golkar DKI Jakarta mulai mengkampanyekan gerakan bantu UMKM dan ojek online selama masa tanggap darurat Corona. Kampanye dilakukan melalui media sosial lewat #bantuojol dan #belilebih.

Selain kampanye di media sosial, DPD Golkar DKI Jakarta juga sudah melakukan sejumlah aksi peduli dengan membagikan alat-alat pencegahan penyebaran Corona dan makanan kepada warga.

“Kondisi (pandemi Corona) ini membuat sebagian besar pekerja informal (UMKM, PKL, ojek online, dll) mengalami hambatan dalam mencari nafkah,” kata Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar saat dihubungi, Rabu, 25 Maret 2020.

BACA :  Soal Mr Matrik yang Diduga Pengendali Proyek di Pandeglang, Muhlas: Itu Celotehan Aja

Zaki menyebutkan, para pekerja informal dan pelaku UMKM ini, keberlangsungan kehidupan ekonominya sangat bergantung pada penghasilan sehari-hari.

“Kita yang memiliki kemampuan lebih bisa membantu mereka,” ajak Zaki.

Warga–terutama yang di Jakarta–lanjut Zaki, bisa membantu pelaku UMKM dan ojek online sambil mematuhi imbauan pemerintah untuk di rumah aja selama masa tanggap darurat Corona.

“Pesan makanan via ojek online. Beli makanannya dari UMKM/PKL yang terdaftar di aplikasi,” imbau Zaki.

“Bila berkenan (saat beli lewat ojol) berikan lebihnya kepada driver ojek online agar bisa dibawa pulang untuk keluarganya,” sambungnya. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana




Photos

  • Videos


  • Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    1 of 3
    Video Redaksi
    2 of 3
    Video Redaksi
    3 of 3
  • Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

    Terpopuler