Connect with us

Berita Terbaru

IMM Banten Tak Ingin Penanganan Covid-19 Seperti Penanganan Korban Tsunami Banten 2018

Published

on

Sekjen DPD IMM Banten, Nurman mengingatkan pemerintah agar pengelolaan dana penanggulangan Covid-19 tak dikorupsi. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau DPD IMM Provinsi Banten mengingatkan aparatur pemerintah untuk tidak mencari keuntungan dalam penanganan Virus Corona (Covid-19).

Sekjen DPD IMM Banten, Nurman mengaku mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Namun, ada yang perlu pemerintah ingat jangan sampai program penanganan Covid-19 terkorupsi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Jangan sampai pemerintah memanfaatkan kecemasan masyarakat terhadap ancaman Covid-19 sebagai ajang korupsi baik lintas kesehatan maupun lintas program lainnya,” kata Nurman, Rabu, 25 Maret 2020.

BACA :  Masker Mulai Sulit Ditemukan di Rangkasbitung Usai Ramai Virus Corona, Pemkab Lebak Imbau Masyarakat Tak Resah

Nurman mengaku, tidak ingin mendengar kasus korupsi kesehatan seperti yang pernah dialami oleh korban tsunami di Banten tahun 2018 lalu, terjadi pada korban Covid-19. Oleh karena itu, dia meminta agar pemerintah hati-hati dalam mengelola dana tidak terduga yang dikucurkan untuk penanganan Covid-19.

“Intinya jangan ada lagi pungli-pungli dalam penanganan kesehatan, apalagi saat ini kita sedang berjuang melawan virus Corona, sehingga bila korupsi itu tejadi tentu sangat miris,” pungkasnya.

Dilansir dari Tempo, Pemprov Banten merogoh kocek sebesar Rp 10,065 miliar dari APBD Banten 2020, untuk menghadapi wabah Corona atau covid-19.

Dana sebesar itu akan digunakan untuk persiapan pembuatan sarana prasarana ruang isolasi dan tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk Pemprov Banten.

BACA :  Polisi Periksa Sejumlah Klinik Bersalin Terkait Bayi yang Dibuang di Cinangka Serang

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler