Connect with us

Berita Utama

Kecamatan Hasil Pemekaran Tempat Lahir Ma’ruf Amin Jadi Satu-satunya Wilayah yang Masih Steril Corona di Kabupaten Tangerang

Published

on

Proses pembersihan dan penggantian saringan udara pesawat Lion Air untuk mencegah meluasnya virus corona. (FOTO: Dok. Lion Air)

Tangerang – Provinsi Banten menjadi wilayah dengan angka penyebaran virus Corona (Covid-19) tertinggi setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Pantauan BantenHits.com dari laman infocorona.bantenprov.go.id hingga Sabtu, 28 Maret 2020, di Provinsi Banten tercatat ada 1.736 orang dalam pemantauan, dengan rincian 1.614 masih dipantau dan 122 dinyatakan sembuh.

Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 242 orang, dengan rincian 225 dirawat dan 17 dinyatakan sembuh.

Kasus terkonfirmasi positif Corona di Provinsi Banten berjumlah 67 kasus, dengan rincian 7 orang meninggal, 59 dirawat, dan 1 dinyatakan sembuh.

Dari data sebaran itu diketahui, wilayah Tangerang yang terdiri Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi wilayah dengan angka sebaran tertinggi. Wilayah Tangerang bahkan telah ditetapkan zona merah penyebaran Corona.

BACA :  Hutan Adat Kasepuhan Karang Lebak Jadi Bahan Studi Banding 21 Negara

BantenHits.com melakukan pemantauan Sabtu, 28 Maret 2020, pukul 10.30 WIB pada laman covid19.tangerangkab.go.id.

Laman tersebut mengumumkan, total orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 272 orang. Rinciannya; 216 ODP, terdiri dari 165 dalam proses pemantuan, dan 51 orang selesai pemantauan.

Kemudian total PDP 56 orang dengan rincian 52 orang dalam proses pengawasan dan 4 orang dinyatakan selesai pengawasan. 17 orang dinyatakan positif Covid-19, 55 selesai pengawasan dan pemantauan, 1 orang sembuh, dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia.

Tabel data penyebaran virus Corona tiap kecamatan di Kabupaten Tangerang. (covid19.tangerangkab.go.id)

Dari 29 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang, ternyata hanya Kecamatan Gunung Kaler satu-satunya yang masih steril dari virus Corona.

BACA :  Salah Satu Penari Pingsan saat Pembukaan Tangerang Expo 2017

Gunung Kaler sebelum menjadi kecamatan sendiri, masuk dalam wilayah Kecamatan Kresek yang merupakan tanah kelahiran KH. Moh. Amin, yakni orang tua Wapres Ma’ruf Amin di Desa Koper. Di desa ini Ma’ruf pernah tinggal dan tumbuh besar.

Berikut sebaran Corona di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang:

1. Balaraja (1 ODP, 1 PDP)
2. Cikupa (15 ODP, 4 PDP)
3. Cisauk (10 ODP, 2 PDP)
4. Cisoka (1 ODP, 0 PDP)
5. Curug (35 ODP, 6 PDP)
6. Gunung Kaler (0 ODP, 0 PDP)
7. Jambe (1 ODP, 0 PDP)
8. Jayanti (1 ODP, 0 PDP)
9. Kelapa Dua (67 ODP, 19 PDP)
10. Kemiri (13 ODP, 0 PDP)
11. Kosambi (8 ODP, 1 PDP)
12. Kresek (3 ODP, 0 PDP)
13. Kronjo (2 ODP, 1 PDP)
14. Legok (8 ODP, 2 PDP)
15. Mauk (1 ODP, 0 PDP)
16. Mekar Baru (1 ODP, 0 PDP)
17. Pagedangan (11 ODP, 8 PDP)
18. Pakuhaji (5 ODP, 0 PDP)
19. Panongan (5 ODP, 3 PDP)
20. Pasar Kemis (9 ODP, 4 PDP)
21. Rajeg (2 ODP, 0 PDP)
22. Sepatan (2 ODP, 0 PDP)
23. Sepatan Timur (2 ODP, 0 PDP)
24. Sindang Jaya (4 ODP, 1 PDP)
25. Solear (0 ODP, 1 PDP)
26. Sukadiri (1 ODP, 0 PDP)
27. Sukamulya (1 ODP, 0 PDP)
28. Teluk Naga (3 ODP, 1 PDP)
29. Tigaraksa (4 ODP, 2 PDP).

BACA :  Bukan Faktor Geologis, Jalan Amblas di Jalan Daan Mogot Tangerang Diduga Dipicu Pipa PDAM dan PLN

Kecamatan Kelapa Dua dan Kecamatan Curug, menjadi wilayah yang memiliki jumlah PDP dan ODP tertinggi, disusul Kecamatan Pagedangan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi kepada BantenHits.com mengatakan, tingkat penyebaran virus Corona tinggi di wilayah-wilayah urban.

Hendra juga pada Rabu, 11 Maret 2020 pernah mengungkapkan ODP dan PDP di Kabupaten Tangerang memiliki riwayat kontak dengan negara yang terjangkit Corona.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh