Connect with us

Berita Terbaru

Dilantik lewat Videoconference, 146 Dokter Baru UPH Karawaci Siap Jadi Relawan Covid-19

Published

on

Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (FK UPH) menggelar Sumpah Dokter. kepada 146 dokter baru ewat Videoconference, Kamis, 26 Maret 2020. (Dokumentasi UPH)

Tangerang – Virus Corona (Covid-19) tengah menjadi pandemi global. Di Indonesia, pemerintah terus mengupayakan berbagai langkah untuk mencegah meluasnya laju penyebaran virus Corona.

Aktivitas ibadah secara massa telah disetop, kegiatan belajar seluruh tingkatan pendidikan telah dialihkan secara daring, kerumunan massa dicegah, bahkan opsi local lockdown telah diberlakukan di sejumlah wilayah.

Di tengah situasi krisis pandemi Covid-19 ini, Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (FK UPH) melangsungkan Sumpah Dokter kepada 146 dokter baru, Kamis, 26 Maret 2020.

Pengambilan Sumpah Dokter dilakukan lewat videoconference yang dipusatkan di kampus FK UPH Lippo Village, Karawaci, Kabupaten Tangerang.

“Videoconference Sumpah Dokter ini merupakan komitmen FK UPH mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan dalam situasi darurat, sekaligus sebagai upaya untuk menahan laju pertumbuhan wabah Covid-19,” kata Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FK UPH dr. Andree Kurniawan, Sp. PD, usai acara videoconference pelantikan melalui keterangan tertulis kepada BantenHits.com.

BACA :  Penjelasan Kades Cikamunding Lebak soal Pembagian Raskin yang Sesuai Aturan

“Di tengah krisis pandemi Covid-19 justru FK UPH melahirkan dokter-dokter baru yang siap mendarmabaktikan diri sebagai relawan Covid-19,” sambungnya.

Pelantikan dan Sumpah Dokter melalui videoconference ini dilakukan Dekan FK UPH, Prof. Dr. Dr. dr. Eka J. Wahjoepramono, Sp.BS., Ph.D, disaksikan beberapa pimpinan FK UPH, di antaranya Wakil Dekan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dr. dr. Cucunawangsih, Sp. Mk.;
Asisten Dekan Pendidikan Klinis, Dr. dr. Julius July, Sp. BS., M. Kes; Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, dr. Andree Kurniawan, Sp. PD; Direktur FK UPH, Beverley Wonsono, BA; dan wakili alumni FK UPH, dr. Vito A. Damay, Sp. JP (K)., M.Kes.

Dalam acara ini, hadir dua dokter baru, yang juga mengikuti Sumpah Dokter di kampus FK UPH, dr. Cindy Riani dan dr. Wim Pratama Wijaya, keduanya angkatan 2014.  

BACA :  Penerimaan CPNS Tangsel Jalur Umum Dibuka Oktober

Di tempat terpisah, beberapa dokter baru FK UPH mengikuti prosesi videoconference sumpah dokter ini didampingi pemuka agama sesuai keyakinan masing-masing. Acara ini berlangsung menggunakan aplikasi Zoom videoconference pada pukul 10.00 sampai 11.00 WIB.

Dari 146 dokter baru yang mengikuti sumpah dokter ini, 43 di antaranya lulus dengan sangat memuaskan. Angka kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) FK UPH mencapai lebih dari 97%. 

“Pencapaian ini merupakan prestasi membanggakan, seperti juga yang dicapai tahun sebelumnya, dan menempatkan FK UPH pada daftar universitas dengan tingkat kelulusan terbaik di Indonesia,” ungkap Andree.

“Di usia ke 18 tahun FK UPH sudah menghasilkan lebih dari 1.000 dokter yang mengabdi di berbagai institusi kesehatan dalam dan luar negeri,” lanjutnya.

BACA :  Agustus, Dermaga Premium di Pelabuhan Merak Ditarget Beroperasi

Usai pembacaan pengumuman kelulusan acara dilanjutkan pembacaan sumpah dokter dipimpin oleh Prof. Eka J. Wahjoepramono, Dekan FK UPH, diikuti 146 dokter baru di tempat masing-masing. 

Selanjutnya, melalui pesan videoconference, Prof. Eka J. Wahjoepramono, Dekan FK UPH, mengajak para dokter yang baru dilantik ini untuk ikut berpartisipasi membantu sebagai relawan mengatasi Covid-19, dalam segala hal yang bisa dilakukan dan di manapun mereka berada, untuk mewujudkan sumpah nomor satu sebagai dokter yaitu mengabdikan diri untuk kemanusiaan.

Ajakan ini pun langsung direalisasikan oleh sekitar 50 dokter alumni FK UPH yang bersedia menjadi relawan di Siloam Hospitals.

“Selamat kepada 146 dokter baru FK UPH yang sudah dilantik! UPH sangat bangga dengan para dokter baru yang turut ambil bagian menolong sesama sebagai relawan dalam mengatasi krisis Covid-19 sambil terus memastikan mereka bekerja di koridor yang aman. UPH bersama dengan segenap lapisan masyarakat, mendukung pemerintah berjuang melewati krisis Covid-19 di negara Indonesia,” ucap Andree.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh