Connect with us

Berita Terbaru

Sudah Didiagnosa ODP Corona, Warga Pulomerak Nekat Pergi ke Malang hingga Akhirnya Ditetapkan PDP karena Gejala Ini

Published

on

Adegan dalam video viral saat petugas RSUD Drajat Prawiranegara evakuasi pasien penyakit paru-paru yang disangka terjangkit virus corona. RSDP memastikan pasien tersebut bukan pasien yang terjangkit virus Corona.(Tangkap layar WhatsApp)

Cilegon – Dua warga Kota Cilegon yang berasal dari Kecamatan Pulomerak dan Grogol, ditetapkan pasien dalam pengawasan atau PDP Corona (Covid-19).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Arriadna mengatakan, kedua warga Cilegon tersebut saat ini tengah berada RSUD Provinsi Banten untuk menjalani perawatan.

“Iya benar warga Merak, dan sudah dirujuk ke RSUD Provinsi Banten,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon,” Selasa, 30 Maret 2020.

Saat disinggung terkait riwayat PDP asal Kecamatan Pulomerak Arriadna mengungkapkan, pasien tersebut barus saja melakukan perjalanan dari sebuah daerah di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.

BACA :  GP2SM ke Pemkot Serang: Ratakan Tempat Hiburan Malam

“Pasien mempunyai riwayat ke Malang, Jawa Timur dengan menggunakan kendaraan pribadi. Padahal dia (pasien) sudah ditetapkan ODP oleh RSUD Cilegon tanggal 23 Maret. Tanggal 29 masuk ke RSKM dengan keluhan sesak nafas akhirnya didiagnosa sePulangbagai PDP,” tandasnya.

Berdasarkan data sebaran Covid-19 di Kota Cilegon, hingga Senin, 30 Maret 2020 terdapat 38 orang masuk kategori orang tanpa gejala (OTP), 210 orang dalam pemantauan (ODP), dan dua orang pasien dalam pengawasan (PDP).

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler