Connect with us

Berita Utama

Buat Nasabah Bank; Pengalaman Ustaz di Lebak Lolos dari Kepungan Bandit Bisa Jadi Pelajaran, Lakukan Ini Jika Hal Serupa Anda Alami!

Published

on

Pelaku Ditangkap

Ilustrasi pelaku kejahatan jalanan yang incar nasabah bank di Lebak dibekuk. (Google) 

Lebak – Jajaran Polres Lebak yang terdiri dari Tim Resmob dan Jatanras, Senin, 30 Maret 2020, berhasil meringkus tiga anggota komplotan bandit yang kerap menyasar nasabah bank dengan modus menggembosi ban mobil korbannya.

Pengungkapan kasus ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk para nasabah bank, supaya terhindar dari aksi kejahatan jalanan serupa.

Pelaku Amati Korban sejak dari Bank

Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu David Adhi Kusuma mengungkapkan, komplotan bandit yang ditangkap jajarannya sudah mengincar korban Mochamad Hazroni (40), seorang nasabah bank yang juga ustaz atau mubaligh asal Kalanganyar, Lebak sejak dari BRI Rangkasbitung.

“Keterangan si korban, jadi (korban) sempat melihat tersangka yang bagian mantau di dalam bank,” kata David kepada wartawan BantenHits.com Fariz Abdullah, Selasa, 31 Maret 2020.

BACA :  Puluhan Kendaraan di Tangerang Belum Bayar Pajak

Menurut David, korban dan pelaku bertemu di dalam bank. Saat korban duduk mengantre, pelaku juga ikut duduk. Sekilas, pelaku memang mirip seperti nasabah lainnya yang sedang antre mendapatkan pelayanan.

“(Korban dan pelaku) ketemu di dalam bank lagi duduk. Pas dia keluar juga korban lihat juga itu si pelaku ngikutin duduk lagi dekat ATM,” ungkapnya.

Gembosi Mobil Korban

Meski sempat melihat pelaku, lanjut David, korban sudah tidak terlalu fokus memperhatikannya lagi karena korban harus mengendarai kendaraan. Namun, selama berkendaraan, korban sempat memiliki firasat jika dirinya tengah diikuti.

“Pas waktu keluar naik mobil dia gak fokus. Cuma berapa kali sempet ketemu di dalam dan di luar sama pelaku. Tapi perasaan dia di jalan dia merasa ada yang ikutin,” terang David.

BACA :  Bupati Pandeglang Minta Maaf soal Insiden di RSUD

Seperti diberitakan sebelumnya, saat korban sudah keluar dari area bank, para pelaku kemudian membuntuti. Kuat dugaan para pelaku sudah berhasil menggembosi mobil korban.

Tepat di jalan Raya Aweh, mobil Daihatsu Terios Merah milik korban mengalami pecah ban.

Tak berselang lama, kata David, kawanan bandit yang menggunakan tiga kendaraan berusaha mendekati. Namun, korban memilih untuk memutar balik dan menambal ban di tempat keramaian.

“Saat memutar balik, komplotan ini juga mutar balik membuntuti. Tapi korban memutuskan untuk menambal di tempat ramai. Alhasil para pelaku meninggalkan korban karena melihat tidak ada peluang,” tuturnya.

Tak sampai di situ, David mengungkapkan, para terduga pelaku yang masih dalam intaian petugas berpindah lokasi ke Bank BNI Rangkasbitung dan Bank Mandiri untuk mencari korban baru.

“Sampai akhirnya para terduga pelaku mengarah ke Kabupaten Pandeglang. Tepat di Warunggunung mereka berteduh karena hujan. Anggota yang telah bersiap akhirnya membekuk kelimanya,” ungkapnya.

BACA :  PKS Lebak Ingatkan Millenials Pentingnya Menjaga Sejarah dan Ideologi Bangsa lewat Nobar G 30 S/PKI

Dari tangan para pelaku, David mengaku berhasil mengamankan beberapa alat yang digunakan mereka untuk melancarkan aksinya melakukan pencurian dengan pemberatan.

“Kita amankan tiga unit motor para terduga pelaku. Jadi mereka juga menggunakan alat semacam paku payung ranjau untuk menggembosi ban target,”ucapnya.

Penyamaran Polisi

Keberhasilan jajaran Polres Lebak menangkap pelaku kejahatan jalanan yang incar nasabah bank, juga tak lepas dari strategi penyamaran polisi yang ditempatkan di sejumlah bank.

Dalam kasus ini, penyamaran polisi yang ditempatkan di BRI Rangkasbitung berhasil mendeteksi gerak-gerik mencurigakan dari beberapa orang.

Dalam pengungkapan ini polisi meringkus tiga anggota komplotan bandit spesialis nasabah bank, yakni AD (38), WS (31), dan RF (26). Sedangkan H (40) dan D (42) masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler