Connect with us

Berita Terbaru

Gawat! Dampak Covid-19 Stok Darah di Cilegon Menipis

Published

on

PMI Kota Cilegon saat melaksanakan donor darah di RSUD Kota Cilegon. (Istimewa)

Cilegon- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon mencatat stok darah di Kota Cilegon menipis semenjak Pandemi Virus Corona merebak. Hal itu terlihat dari merosotnya jumlah pendonor.

“Sejak 25 Maret 2020 lalu, pasokan darah di Cilegon hanya berjumlah 20 kantong darah. Bisa dikatakan dengan imbas virus corona ini penurunan stok darah bisa mencapai 90 persen dari biasanya,”ujar Ketua PMI Kota Cilegon Abdul Hakim Lubis, Rabu, 1 April 2020.

Hakim memaparkan saat ini terdapat 20 kantong darah yang tersedia di PMI Kota Cilegon dengan berbagai golongan darah seperti golongan A terdapat 6 kantong, golongan darah B, 7 kantong, golongan darah AB, 2 kantong, dan golongan darah O, 5 kantong. 

BACA :  Menteri PUPR: Presiden Minta Waduk Karian Selesai 2019

“Paling sering kosong, golongan A cukup memprihatinkan, karena yg membutuhkan banyak, yang donor tidak sebanding, dibanding golongan darah lain,”paparnya.

Meskipun mengalami kekurangan stok darah, dengan kondisi yang mengharuskan untuk melakukan sosial distancing pihaknya akan menggelar donor darah secara mandiri dan sukarela. Seperti yang saat ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Kota Cilegon. 

“Kami terapkan social distancing pada antrian donor, antrian duduk, lift, pembersihan rutin untuk ruangan donor, screening untuk pendonor di bawah suhu 37.5 dan formulir self assessment yang tidak berisiko baru boleh donor,”tandas mantan Sekda Kota Cilegon ini.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh