Connect with us

Berita Terbaru

Jumlah ODP Corona Meningkat, Pemkab Lebak Minta Tambahan Rapid Test dan APD

Published

on

Jumlah ODP Covid-19 terus mengalami peningkatan. (Tangkap Layar web Covid Lebak)

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak mencatat jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 terus mengalami peningkatan. Kamis, 2 April 2020 pukul 15.00 WIB terdapat 232 berstatus ODP dengan 51 diantaranya dinyatakan aman.

Bahkan, dikutip dari siagacovid19.lebakkab.go.id jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 1 orang dengan total saat ini menjadi 3 orang. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengajukan permohonan kebutuhan alat pelindung diri (APD) dan tambahan alat rapid test yang sebelumnya hanya mendapat 800.

“Ya, surat permohonan ditujukan ke Kepala BNPB selaku Ketua Gugus Tugas Nasional,” kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Kabupaten Lebak, Feby Hardian, Kamis, 2 April 2020.

BACA :  Dinas PUPR Akan Kaji Proyek Jalan Marapat-Camara, Tanto: Enggak Perlu Kajian Lagi!

Permohonan APD dan rapid test melihat perkembangan kasus Covid-19 yang meningkat dengan tingkat penyebaran yang semakin meluas.

Ditambah lagi, Kabupaten Lebak merupakan wilayah yang berbatasan langsung dan terkoneksi dengan wilayah zona merah Covid-19.

“Dalam rangka pencegahan dan pengendalian dalam menghadapi Covid-19, tentu kami sangat membutuhkan APD dan rapid test yang akan digunakan oleh rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan,” terang Feby.

Adapun APD dan rapid test yang diminta untuk keperluan kebutuhan selama 3 bulan ke depan meliputi:

  • Masker N95: 2000 pcs
  • Masker bedah: 2000 box
  • Gawn One Med: 5.000 pcs
  • Kacamata Google: 1.000 pcs
  • Handscoon: 1.000 box
  • Shoe Cover: 2.000 pcs
  • Cover All: 2.000 pcs dan
  • Rapid Test: 2.000 pcs.
BACA :  DBMDA Pandeglang Ancam Blacklist Pelaksana Proyek Jalan Sodong Kadumula

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh