Connect with us

Berita Terbaru

Fokus Tangani Covid-19, Bupati Iti Setop Proses Pengadaan Barang dan Jasa di Lebak

Published

on

Surat Keputusan Bupati Lebak mengenai penghentian atau pembatalan proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Lebak- Bupati Lebak memutuskan untuk menghentikan atau membatalkan sementara proses pengadaan barang dan jasa atau Jasa pemerintah di Kabupaten Lebak. Menyusul terbitnya Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 01 Tahun 2020 tentang pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19 di lingkungan pemerintah daerah.

“Ya, betul proses Pengadaan Barang dan Jasa di Lebak di setop atau dibatalkan,”kata Kabag Administrasi Pembangunan Setda Lebak, Ajis Suhendi saat dihubungi BantenHits, Sabtu, 4 April 2020.

Menurutnya, penghentian atau pembatalan ini juga merupakan hasil telekonferensi antara Mendagri Tito Karnavian dengan Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Indonesia pada, 3 April 2020.

BACA :  Berkedok Salon Potong Rambut, Lokalisasi Esek-Esek di Cilegon Digerebek Polisi

“Ada tiga poin keputusan yang diambil Pemkab Lebak dalam hal penghentian/pembatalan barang dan jasa,”tuturnya.

“Kita diminta 7 hari kalender sejak 2 April untuk melakukan percepatan pengutamaan alokasi anggaran kegiatan tertentu (refocusing) dan /atau perubahan alokasi anggaran untuk percepatan penanganan covid 19,”tambahnya.

Kata Ajis, penghentian sementara pelaksanaan tender lantaran perlunya dilakukan refocusing anggaran.

“Karena harus dilakukan refocusing sehingga pelaksanaan tender dihentikan dulu sampai peehitungan refocusing selesai,”katanya.

Berikuti tiga poin keputusan yang diterima BantenHits.com dalam keputusan bupati nomor: 912/254-Pemb/2020 tentang Penghentian/Pembatalan Proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah:

1. Penghentian/Pembatalan Seluruh Program Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2020 baik melalui tender, seleksi maupun non tender.

BACA :  Puluhan Pedagang Ikan di Ketileng Cilegon Direlokasi ke Blok F

2. Bagi kegiatan Pengadaan Barang/Jasa yang sudah diumumkan, agar prosesnya dihentikan atau dibatalkan serta disampaikan kepada peserta Pemilihan/pemenang bahwa proses tidak dapat dilanjutkan sebagaimana amanat Mendagri.

3. Bagi kegiatan yang telah menyelesaikan proses pengadaan barang/jasa (Tanda Tangan Kontrak) dapat dilanjutkan.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh