Connect with us

Berita Terbaru

Nasib Korban Tsunami 2018 Belum Jelas Kini Pandeglang Diserang Wabah Corona, BPBD Pastikan Pembangunan Huntap Tetap Berjalan

Published

on

Bupati Pandeglang saat Koordinasi dengan BNPB

Bupati Pandeglang Irna Narulita saat Koordinasi dengan BNPB terkait pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk warga terdampak tsunami. Penanganan tsunami hingga kini belum tuntas, sementara warga mulai dihadapkan sama pandemi virus Corona. (Foto: Humas Pemkab Pandeglang)

Pandeglang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Pandeglang memastikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) korban Tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang masih berperoses ditengah pandemi virus Corona (Covid-19).

“Huntap masih sesuai dengan progres, kan sekarang tahap lelang dan menunggu pemenang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang, Surya Darmawan, Jumat, 3 April 2020.

Menurut Surya, huntap untuk korban tsunami yang menelan dana sebesar Rp 69,7 miliar akan dibangun di lima lokasi. Kelima lokasi itu yakni, Carita, Tungal Jaya, Cigorondong, Taman Jaya dan Ujung Jaya.

BACA :  Kasus Tunjangan Daerah, Kejari Pandeglang Periksa 26 Saksi untuk Tersangka IN

“Mudah-mudahan tahun ini huntap sudah bisa diisi semua,” jelasnya.

Surya mengakui, pandemi corona membuat proses pembangunan huntap sedikit terkendala. Karena perhatian pemerintah terfokus ke penangan covid-19.

“Lumayan rada tersendat, kan orang orang lagi di rumah, terus fokus perhatiannya ke Covid-19,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh