Connect with us

Berita Terbaru

Jalani Rapid Test, Dua ODP di Cilegon Reaktif Corona

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Arriadna saat memberikan keterangan pers. (BantenHits.com/Iyus Lesmana)

Cilegon- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon melakukan Rapid Test terhadap 187 dari 324 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Cilegon, Minggu, 5 April 2020. Hasilnya dua diantara mereka reaktif atau terindikasi Corona.

“Sampai hari kemarin rapid test yang sudah dilakukan di kota cilegon sebanyak 187 test dan ada dua yang positif, tetapi yang dua terinidikasi positif itu sebenarnya ODP Serang Kabupaten yang kebetulan di periksanya di salah satu rumah sakit di Cilegon,”kata kepala Dinkes Cilegon Arriadna kepada awak media, Senin, 6 April 2020.

“Tapi saya harus melaporkan hasil rapid test Cilegon karena logistiknya di distribusikan di Cilegon, dan memang logistik ini di pantau sampai ke pusat jumlahnya berapa sudah dilakukan berapa. Itu kan secara logistik akan dilaporkan jadi saya laporkan ada dua warga Kabupaten Serang yang positif ini dari data kita yang sering kita publish memang ada orang Serang yang masuk kedata kami,”sambungnya.

BACA :  Dinsos Pandeglang Usul 1000 Rumah Tak Layak Huni Dibangun di Tahun 2020

Ia mengungkapkan alat Rapid Test dari kedua ODP itu memunculkan dua garis sehingga disebut reaktif Covid-19 atau terindikasi Corona. Meski demikian, kata Arriadna keduanya akan menjalani test selanjutnya yakni Swab.

“Indikatornya dua garis seperti orang hamil, dan akan swab saat ini di isolasi mandiri dirumah karena ODP yang tidak bergejala saja di isolasi di rumah. Tidak harus dirumah sakit, belum masuk ke PDP tetapi dia akan dianjurkan untuk di swab. Saya tidak tau nanti di statusnya PDP atau tidak nanti itu di Serang,”bebernya

“Rapid test ini sifatnya Screening bukan penentu diagnosa jadi penentu diagnosa itu PCR, ini langkah awal deteksi awal karena Rapid test ini bukan khusus untuk covid 19, dia memang covid tapi bukan covid 19,”tandasnya.

BACA :  Razia Napi Rutan Rangkasbitung Nihil Temuan Handphone dan Narkoba

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh