Connect with us

Berita Utama

56 Ribu Orang Berhasil Diselamatkan Jajaran Polresta Tangerang Setelah Menangkap 22 Orang Ini

Published

on

Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Ade Ary Sam Indradi (tengah) saat menunjukkan barang bukti sabu hasil pengungkapan Satnarkoba Polresta Tangerang. Dalam kasus tersebut polisi menyita 9 kilogram lebih sabu dan menangkap 22 orang. (Istimewa)

Tangerang – Kinerja Polresta Tangerang di bawah pimpinan Kombes Pol. Ade Ary Sam Indradi patut diberikan apresiasi.

Berkat keberhasilan pengungkapan Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang, 56 ribu orang jiwanya berhasil diselamatkan.

Pengungkapan dimaksud adalah penangkapan 22 tersangka jaringan peredaran sabu dengan barang bukti 9737.62 gram atau 9 kilogram lebih sabu.

“Keberhasilan Polresta Tangerang dalam mengungkap kasus narkoba jenis sabu sebanyak 9 kilogram, maka sama saja telah menyelamatkan 56 ribu orang dengan asumsi 1 gram sabu dapat digunakan 6 orang,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi melalui keterangan tertulis kepada BantenHits.com, Selasa, 7 April 2020.

BACA :  Kakek Bercucu 16 di Solear Tangerang Beringas Cabuli Pelajar SMP; Ancam Pakai Cangkul hingga Terbongkar oleh Pembalut

Kapolresta Tangerang Kombes. Pol. Ade Ary Syam Indradi menerangkan, barang bukti sabu sebagian besar didapat dari tersangka SI alias CO (38).

Tersangka, kata Ade, mendapatkan sabu dari orang yang menurut pengakuan tersangka tidak dikenalnya. Dari tersangka SI, diamankan barang bukti sabu seberat 9,4 kilogram.

“Tersangka SI mendapatkan perintah mengantarkan sabu ke lokasi yang sudah ditentukan oleh orang yang menurut pengakuan tersangka tidak dia kenal” kata Ade saat rilis pengungkapan kasus di Mapolresta Tangerang, Senin, 6 April 2020.

Untuk aksinya, lanjut Ade, tersangka mendapatkan upah sebesar Rp10 juta per kilogram. Total, tersangka telah mengedarkan 31 kilogram sabu sejak pertengahan tahun 2019, dan tersangka kami ringkus pada Selasa, 31 Maret 2020

BACA :  Jual Elpiji 3 Kg Rp40 Ribu, Agen Sembako di Leuwidamar Lebak Dilaporkan

“Atas perbuatannya tersangka SI Alias CO dijerat Pasal 114 ayat (1) dan (2) jo Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara” ujar Edy Sumardi.

Edy Sumardi mengimbau masyarakat untuk turut memerangi narkoba dengan memberikan informasi bila mengetahui adanya gelagat mencurigakan.

Edy sumardi menegaskan, pihak Kepolisian akan terus memberantas peredaran narkoba dan tidak akan segan mengambil tindakan tegas.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler