Connect with us

Berita Terbaru

ASN-nya PDP Corona Meninggal Wali Kota Serang Jalani Rapid Test, 15 Menit Setelah Hasilnya Keluar Dinkes Sampaikan Hal Ini

Published

on

Wali Kota Serang Syafrudin saat menjalani rapid test di ruang kerjanya, Selasa, 7 April 2020.(BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Seorang aparatur sipil pemerintahan atau ASN di Kota Serang, yang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) Corona meninggal dunia beberapa waktu lalu. 

Meninggalnya ASN Pemkot Serang yang tinggal di Jakarta praktis memantik kecemaaan di lingkungan Pemkot Serang. 

Sebagai pejabat publik, Wali Kota Serang Syafrudin dikenal memiliki kesibukan yang padat dan tentunya selalu berinteraksi dengan orang banyak.

Untuk memastikan kondisi kesehatan di tengah pandemi virus Corona (Covid-19), Syafrudin melakukan rapid test di ruang kerjanya, Selasa, 7 April 2020.

Selain Syafrudin, turut menjalani rapid test bersama Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi dan beberapa kepala dinas di lingkungan Pemkot Serang.

BACA :  Ketua Kadin Banten, JB Diperiksa Kejati

“Hasilnya sehat semua, 15 menit setelah ambil darah beliau kita tunggu kemudian kita juga sudah lakukan, sudah hasilnya Negatif,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Serang Ratu Ani Nuraeni kepada awak media di kantor Wali Kota Serang, Selasa 7 April 2020.

Sementara itu untuk rapid test Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin dan Sekretaris Daerah (Sekda) akan dilakukan esok harinya, Rabu, 8 April 2020. Mereka tidak menjalani rapid test bersamaan karena berhalangan.

“Anggota dewan juga belum. Kami akan lihat dulu rapid testnya ada berapa lagi semua PDP kita rapid test termasuk OPD yang sudah dipulangkan akan di-rapid di puskesmas masing-masing,” jelasnya.

BACA :  Pemkot Tangsel Tunggu Pemeriksaan Inspektorat soal Ocehan Kemal Mustapa di YouTube

Rapid test ini, menurutnya, untuk menjawab keresahan dari pada semua pegawai Pemkot, karena adanya PNS Kota Serang yang masuk PDP meninggal dunia karena tinggal di Jakarta.

“Semua pegawai di-rapid test mudah-mudahan semua negatif. Terkait penyemprotan untuk fasilitas umum di arahkan ke Dinas Lingkungan Hidup,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler