Connect with us

Berita Terbaru

Cuekin Peringatan Polisi, Nasib Dua Joki Balapan Liar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten Bernasib Begini

Published

on

Petugas Polsek Curug saat menangkap joki balapan liar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). (Istimewa)

Serang – Para pelaku balapan liar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten atau (KP3B), Kota Serang, sepertinya tak pernah jera meski berkali-kali aktivitas mereka dibubarkan polisi.

Nyaris saban akhir pekan, aktivitas yang meresahkan itu mereka gelar. Saat itu pula polisi selalu membubarkannya.

Kekinian, balapan liar di KP3B kembali mereka lakukan, Sabtu malam, 11 April 2020. Parahnya, mereka sama sekali tak mengindahkan tiga kali peringatan dari petugas Polsek Curug, Kota Serang.

Untuk membuat efek jera, petugas akhirnya menangkap dua joki balapan liar, yakni An (23), warga Kecamatan Baros, Kabupaten Serang dan Ad (25), warga Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.

BACA :  Tetap Beroperasi di Tengah Amuk Virus Corona, Qatar Airways Alami Lonjakan Pemulangan Penumpang ke Sejumlah Negara

Mereka langsung ditetapkan sebagai tersangka dan terancam kurungan penjara 1 tahun setelah dijerat Pasal 93 jo Pasal 9 UU No.6 Tahun 2018 dan Pasal 218 KUHP tentang dengan sengaja mengumpulkan massa.

“Keduanya telah kami tetapkan sebagai tersangka karena melakukan aksi balapan liar sesuai Pasal 93 jo Pasal 9 UU No.6 Tahun 2018 dan Ps 218 KUHP tentang dengan sengaja mengumpulkan masa dan tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh yang berwenang,” terang Kapolsek Curug Polres Serang Kota Iptu Shilton, Minggu, 12 April 2020.

Shilton menjelaskan, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat sekira pukul 23.00 WIB ada balapan liar di kawasan KP3B.

Warga merasa resah karena setiap akhir pekan, kawasan pusat pemerintahan itu selalu dijadikan ajang balapan liar, tak terkecuali di waktu pandemi Covid-19 saat ini.

BACA :  Gerebeg Gudang di Pabuaran Serang, Polisi Sita 1.672 Kg Ganja

“Petugas dan masyarakat beberapa kali membubarkan namun tak kunjung berhenti,” kata Kapolsek.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler