Connect with us

Berita Terbaru

Kan Bisa Video Conference? Kok Anggota DPRD Kota Serang Masih Gelar Rapat di Hotel Marbella Anyer saat Pandemi Corona Gini

Published

on

Foto ilustrasi: Gubernur Banten Wahidin Halim saat menyampaikan usulan PSBB untuk tiga wilayah Tangerang dalam video conference Rapat terbatas dengan Wapres Ma’ruf Amin, Selasa, 7 April 2020. (Foto: Dinas Kominfo Provinsi Banten)

Serang – Saat pandemi virus Corona (Covid-19), teknologi menjadi pilihan untuk tetap melaksanakan aktivitas, terutama bagi pejabat publik yang harus terus berkoordinasi atau meggelar rapat. Salah satunya lewat video conference.

Di era borderless seperti saat ini, aplikasi yang menyediakan fitur video conference sudah menjamur. Tinggal pilih saja.

Saat pilihan menggunakan teknologi sudah tersedia dan penggunaannya mudah, 30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang justru melakukan rapat Pansus di luar daerah, tepatnya di Hotel Marbella Anyer, Kabupaten Serang.

BACA :  Banjir di Periuk Tangerang Mencapai Dua Meter

Tak tanggung-tanggung, rapat ini digelar selama tiga hari, yakni Senin – Rabu, 13 – 15 April 2020.

Para wakil rakyat di Kota Serang ini beralasan tetap memggelar rapat si Anyer, karena belum ditetapkanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Serang. Padahal sejauh ini Kota Serang sudah masuk zona kuning penyebaran Covid-19.

Mereka juga beralasan, Hotel Marbella dijadikan tempat rapat karena dinilai repsentatif.

Sekretaris DPRD Kota Serang, Ma’mun Chudori mengatakan, anggaran pelaksanaan rapat Pansus DPRD Kota Serang tidak termasuk sebagai anggaran yang dipotong untuk penanganan Covid-19.

“Tidak seluruh perjalanan dinas maupun rapat anggota DPRD Kota Serang dilakukan pemotongan untuk penangan Covid-19, karena tak bisa dialihkan,” kata Ma’mun Chudori melalui sambungan telepon, Selasa, 14 April 2020.

BACA :  Nekat Beroperasi sampai Menelan Korban Jiwa, Pemandian Alam Sari Cisolong Pandeglang Ditutup Pemerintah

Diketahui, dalam rapat Pansus anggota DPRD Kota Serang membahas tentang kode etik dan tata beracara, dan pansus aset daerah.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler