Connect with us

Berita Utama

Adu Cepat Tembak Polisi vs Pembobol Toko Sembako di Cikupa, Dorrr…!!!

Published

on

Ilustrasi pencuri bersenjata api. (FOTO: tribunnews.com)

Tangerang – Aksi dramatis berlangsung di kawasan Jalan Raya Cikande, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu malam, 15 April 2020.

Petugas Satreskrim Polresta Tangerang yang melakukan penyergapan komplotan spesialis pembobol toko sembako lintas provinsi, nyaris jadi korban penembakan.

Pistol rakitan salah seorang pelaku yang sudah terkokang ke arahnya tak jadi meletus setelah petugas mendahului gerakkan pelaku.

Nyawa petugas Satreskrim Polresta Tangerang yang sudah di ujung jari, selamat karena tepat dan cepat mengambil keputusan.

Dorrr… Timah panas petugas melesat menembus dada pelaku hingga ambruk dan akhirnya tewas.

Sebelum mengarahkan pistolnya, pelaku sempat menyerang petugas dengan kayu kemudian lari ke parit hingga terjadi aksi adu cepat tembak.

Pelaku tewas diketahui berinisial HBI (29). Selain menembak HBI, petugas menangkap tiga rekan pelaku lainnya yakni AA, AM dan DR.

BACA :  Heboh, Pria Tak Dikenal Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Ciujung dari Atas Jembatan Dua Rangkasbitung

Pembobol Toko Sembako Lintas Provinsi

Menurut Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Ade Ary Sam Indradi, ke empat pelaku ini merupakan spesialis pencuri sembako malam hari dengan modus mencongkel toko dengan linggis kemudian merusak gembok dengan kunci T.

Mereka diketahui sudah enam kali melakukan aksinya di Banten, Jawa Barat dan Jakarta. Terakhir merek beraksi di Kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

“Tersangka yang diamankan ada empat, tiga kami proses. Satu orang dengan terpaksa kita lakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Ade Ary saat konferensi pers, Kamis, 16 April 2020.

Dari tangan para pelaku, petugas menyita sepucuk senjata api jenis revolver rakitan, satu unit minibus merk Suzuki Ertiga warna hitam dengan Nomor Polisi A 1325 FU, satu buah linggis panjang, satu buah linggis pendek, satu buah gembok, lima buah handphone, dan tiga buah dompet.

BACA :  Longsor, Dua Rumah di Saketi Pandeglang Rusak

“Para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” ucap Ade.

Disergap Berkat Informasi Warga

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menjelaskan, kejadian penangkapan berawal saat Kanit Resmob Polres Kota Tangerang mendapat informasi di depan PT Super Bata Ringan Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang telah terlihat DPO spesialis sembako berinisial HBI.

Saat itu HBI melintas menggunakan minibus Suzuki Ertiga dengan Nomor Polisi A 1325 FU.

“Kemudian Unit VI Resmob Polres Kota Tangerang dipimpin Iptu Syamsul Bahri pada Rabu Tanggal 15 April 2020 Jam 22.05 WIB langsung bergerak dan mendatangi lokasi dan ternyata benar,” kata Edy, Kamis 16 April 2020.

BACA :  Duh, Kader Golkar Cilegon Ramai-ramai Mundur dari Keanggotaan Pasca Pergantian Ketua DPRD

Edy menjelaskan, saat itu yang bersangkutan tidak berada di dalam satu mobil dengan tersangka lainnya. Sehingga pengintai pun berlanjut sampai HBI dan kawan-kawannya memasuki mobil.

Saat itulah dilakukan penyergapan, namun mereka langsung melarikan diri begitu tahu ada aparat datang.

“Team Opsnal Resmob yang dipimpin oleh Kanit Resmob Iptu Syamsul Bahri, melakukan penghadangan terhadap mobil para tersangka. Setelah mobil para tersangka berhenti lalu team mengepung kendaraan tersebut,” ungkap Edy.

Ketika penyergapan berlangsung, HBI melompat keluar dari mobil dan langsung melarikan ke arah parit atau gorong-gorong.

“Team malakukan pengejaran ke arah parit ataj gorong-gorong tersebut. Namun pada saat tersangka HBI yang bersembunyi ternyata membawa senjata api beserta balok dan sempat terjadi perlawanan sehingga anggota mengambil tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan tersangka,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler