Connect with us

Berita Terbaru

Lima Jamaah Tabligh Asal Bangladesh Dievakuasi ke Wisma Atlet Jakarta, 31 Santri di Majasari dan Menes Ditelusuri

Published

on

Warga geger dengan kemunculan lima jamaah tabligh asal Bangladesh yang tiba-tiba di Menes dan Majasari, Kabupaten Pandeglang sejak seminggu terakhir. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Tim Gugut Tugas Covid-19 Kabupaten Pandeglang mengevakuasi lima Warga Negara Asing (WNA) jamaah tabligh asal Bangladesh ke Rumah Sakit Darurat Covid -19 di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Kamis, 16 April 2020.

“Tadi sore rombongan ini sudah meninggalkan Pandeglang, dievakuasi menuju Jakarta,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 Pandeglang, Dr Achmad Sulaeman.

Menurut Sulaeman, sebelum dievakuasi jamaah tabligh tersebut, terlebih dahulu dilakukan tes swab oleh pihak Puskesmas dan RSUD Berkah Pandeglang.

“Hasil pemeriksaan swab ini akan dikirim ke Provinsi Banten untuk dilanjutkan ke Jakarta, kemudian kami tinggal menunggu hasilnya,” ujarnya.

BACA :  Dadap Dibongkar, Camat dan Satpol PP Diminta Antisipasi Munculnya Lokalisasi Baru

Sulaeman mengaku, jika hasil pemeriksaan swab yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Positif Covid-19, hal ini akan menjadi pekerjaan yang sangat berat. Mengingat, kelima jemaah tersebut pernah melakukan interaksi dengan santri.

“Kalau hasilnya positif (Corona-red) ini akan menjadi tracking yang sangat berat, karena mereka pernah bertemu dengan santri-santri yang datang,” jelasnya.

Dia mengklaim, pihak puskesmas sudah mulai melakukan tracking kepada puluhan santri di Kecamatan Menes dan Majasari. Bahkan, dalam waktu dekat juga santri yang melakukan interaksi akan dilakukan pemeriksaan menggunakan rapid test.

“Pihak puskesmas mulai melakukan tracking. Untuk di Menes, sekitar ada 16 santri dan di Majasari ada 15 santri. Tapi ini bisa berubah, karena akan terus di tracking sampai sejauh mana, kita juga akan lakukan rapid test dan apabila ada yang positif, kita akan lakukan swab dan ini akan menjadi lebih sibuk lagi kedepannya,” pungkasnya.

BACA :  Karena Menyesal, WN Taiwan Lolos Dari Vonis Mati

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler