Connect with us

Berita Terbaru

Petugas Gabungan Polres Serang Kota, Kodim 0602/Serang dan Pemkot Sudah Tiga Pekan Ini Keluar Masuk Pasar; Ada Apa?

Published

on

Petugas Polres Serang masuk ke pasar memberikan edukasi kepada warga agar menerapkan protokol Covid-19 untuk memutus mata rantai penyebaran. (Istimewa)

Serang – Petugas gabungan dari Polres Serang Kota, Kodim 0602/Serang dan Pemkot Serang, sejak tiga pekan terakhir keluar masuk pasar yang berada di ibu kota Banten.

Kedatangan mereka bukan untuk memborong dagangan, melainkan untuk mengingatkan pedagang dan warga yang belanja agar menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Warga di pasar diminta menjaga jarak saat bertransaksi, mengurangi transaksi tunai, hingga mencuci tangan, baik sebelum masuk maupun keluar pasar.

Beberapa pasar di Kota Serang yang setiap hari didatangi personil gabungan salah satunya Pasar Induk Rau (PIR) yang kerap didatangi pembeli dari sekitar ibu kota Banten hingga Pasar Lama di dekat pusat Kota Serang.

BACA :  Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas dengan Luka Jerat di Leher

Menurut Kapolres Serang AKBP Edhi Cahyono, petugas gabungan pun memberikan tips dan trik jika akan berbelanja ke pasar, yakni membuat daftar barang yang akan dibeli, sehingga tidak berlama-lama berada di tempat keramaian.

“Kami tidak melarang pasar untuk buka, ada baiknya pembeli atau konsumen membuat daftar belanjaan, sehingga mempermudah saat belanja di pasar,” kata Edhi Cahyono, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Jumat, 17 April 2020.

Dalam masa pandemi ini, lanjutnya, Polres Serang Kota mempunyai program kegiatan Polisi Masuk Pasar bersama dengan Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, guna melaksanakan himbauan dan mengingatkan masyarakat mengikuti protokol kesehatan dan pencegahan Corona.

Edhi berharap, orang-orang yang beraktivitas di pasar sebagai pusat ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, ikut menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

BACA :  Demo PN Pandeglang, Wartawan Kecam Perampasan Kamera oleh Hakim Maria

“Seperti memakai masker, mengurangi transaksi secara tunai, menjaga jarak, hingga rajin mencuci tangan atau menggunakan sanitizer,” tegasnya.

Penerapan protokol kesehatan dan pencegahan covid-19 sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona di Ibu Kota Banten.

“Kita akan terus keluar masuk pasar setiap hari untuk mengingatkan pedagang dan pembeli untuk physical distancing dan protokol kesehatan. Karena pasar adalah titik perputaran perekonomian masyarakat yang harus tetap beraktivitas, namun harus di jaga dengan melakukan pshysical distancing, pakai masker, cuci tanngan,” terangnya.

Pedagang ikan di PIR, Refli (36), mengaku saat melakukan transaksi dia memiliki cara tersendiri, jika ada orang dengan gejala batuk, pilek, dan orang sakit, maka dia tidak memegang uang yang akan dibayarkan pembelinya, tapi dia meminta secara halus agar uang ditaruh di tempat tertentu.

BACA :  Jenazah PDP Corona Asal Pandeglang Dimandikan dan Dikafani di RSDP dan Disalatkan di Kampung Halaman

Refli dan istrinya yang berdagang ikan di malam hari juga selalu memakai masker dan membekali dirinya dengan hand sanitizer.

“Pastinya secara halus lah, biar pelanggan juga enggak tersinggung. Bawa sanitizer juga, itu dapet dari adik istri saya. Kita juga nerapin jaga jarak sama pembeli. Ya namanya lagi begini, pasti jaga-jaga,” kata Refli, pedagang yang juga warga Kasemen, Kota Serang, ditemui dikediamannya, Jumat, 17 April 2020.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler