Connect with us

Berita Utama

Jumlah Kendaraan yang Masuk Kabupaten Tangerang di Hari Kedua PSBB Menurun, Tapi Kok Pelanggaran Malah Meningkat?

Published

on

Petugas Polresta Tangerang Polda Banten menjelaskan pemberlakuan PSBB di Tangerang kepada pengguna jalan. Hari kedua PSBB jumlah kendaraan yang masuk Kabupaten Tangerang menurun, tapi pelanggaran meningkat. (BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Tangerang, mulai dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin, 20 April 2020 ini sudah memasuki hari ketiga.

Lalu seperti efektivitas pemberlakuan PSBB di Tangerang sejauh ini?

Hasil evaluasi Polda Banten yang menjadi wilayah hukum Kabupaten Tangerang menyebutkan, terjadi peningkatan pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan pada pelaksanaan hari kedua PSBB di Kabupaten Tangerang.

Peningkatan pelanggaran menunjukkan masih banyak masyarakat yang belum mentaati ketentuan atau aturan dalam penerapan PSBB di Kabupaten Tangerang.

BACA :  Patroli Rutin di Wilayah Terdampak, Dit Samapta Polda Banten Minta Warga Tak Percayai Hoax Tsunami Susulan

Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Agung Sabar Santoso melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menjelaskan, hasil pemeriksaan atau pengecekan dalam 6 lokasi check point tercatat sebanyak 431 pelanggaran dilakukan masyarakat di hari kedua PSBB di Kabupaten Tangerang.

Jumlah tersebut meningkat tajam jika dibanding hari pertama PSBB, dimana pelanggaran tercatat 262.

“Pelangaran yang ditemukan saat pelaksanaan PSBB yang dilakukan warga adalah, tidak memakai masker, konfigurasi jumlah dan posisi orang dalam kendaraan mobil, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan berbeda domisili,” kata Edy Sumardi.

Bagi masyarakat yang melanggar dan tidak mengindahkan aturan yang tercantum dalam pelaksanaan PSBB, lanjutnya, pihaknya akan memberikan teguran atau sanksi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada, baik itu KUHP maupun peraturan perundang-undangan yang lain

BACA :  Gelapkan Dana Konsumen, Collection Head Radana Finance Mardi Grass Cikupa Dilaporkan

“Penegakan hukum atau pemberian sanksi kepada pelanggar adalah ultimum remedium, atau upaya terakhir setelah dilakukan imbauan, teguran, dan sebagainya,” tegas Edy.

Meski ada peningkatan jumlah pelanggaran, namun volume kendaraan yang keluar masuk melalui 6 check point mengalami penurunan.

Tercatat pada hari kedua ada 35.345 unit kendaraan yang melintas. Sementara pada hari pertama ada 35.380 unit yang masuk ke wilayah hukum Polresta Tangerang Polda Banten.

Upaya pencegahan Covid-19 yang telah dilaksanakan jajaran Polresta Tangerang juga meningkat sebanyak 598 dibandingkan hari pertama sebanyak 328 kegiatan.

Edy menambahkan, Polda Banten bersama TNI, Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait yang melaksanakan penanganan atau pelaksanaan PSBB akan terus memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran agar dapat mematuhi peraturan PSBB dalam upaya percepatan penanganan Covid-19. 

BACA :  Dor! Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca Ditembak Polres Serang Kota

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler