Connect with us

Berita Terbaru

Corona Gagal Buat Investasi di Lebak ‘Loyo’, Tiongkok dan Thailand Antusias Tanam Modal di Lebak

Published

on

Grafik target dan realisasi investasi di Kabupaten Lebak. (FOTO Tangkap Layar Instagram @yosepholis).

Lebak- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak mengklaim realisasi investasi di Kabupaten Lebak berhasil melebihi target di triwulan pertama.

Dikomandoi, Yosep M Holis, realisasi berhasil menembus Rp842 Miliar dari target Rp107 miliar. Artinya realisasi investasi over prestasi 780%.

“Triwulan pertama realisasi investasi kita tembus Rp842 Miliar. Targetnya cuma Rp107 Miliar,”kata Yosep saat dihubungi BantenHits.com, Selasa, 21 April 2020.

Yosep menerangkan di triwulan 1 ini didominasi oleh Penanaman Modal Asing (PMA). Beberapa negara besar turut berinvestasi di Lebak seperti Singapura, Tiongkok dan Thailand.

“Tiga negara itu terbesar berinvestasi di Lebak khususnya di sektor industri semen, industri perlatan elektronik dan hotel serta restoran,”terangnya.

BACA :  Berkas Kasus Perbudakan Kuali Masih Bolak Balik

Capaian ini kata Yosep berhasil terpenuhi dengan melakukan pendekatan kepada semua investor yang sudah berkomitmen untuk berinvestasi dengan memberikan kemudahan keamanan dan kenyamanan dalam berinvestasi dalam proses perizinan dan dalam operasionalisasi berusaha.

“Kita punya keunggilan di banding daerah lain. UMR murah Rp2.7 juta dekat dengan Jakarta, pelabuhan internasional, bandara internasional dan aksessibiltas tol yang terhubung ke tol trans Jawa,”kata pria yang baru beberapa hari dilantik menjadi Kepala DPMPTSP ini.

“Ya kita harap para investor ngga usah ragu-ragu untuk investasi di Lebak. Terbukti walau sedang Corona pertumbuhan investasi sangat tinggi,”tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler