Connect with us

Berita Terbaru

Bansos Covid-19 di Lebak Telan Anggaran Fantastis, F-PKS: Penyaluran Harus Transparan

Published

on

Anggota DPRD Lebak, Fraksi PKS Dian Wahyudi. (Dok. Pribadi)

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak menyiapkan anggaran puluhan miliar untun bantuan sosial atau Bansos Covid-19.

Dari data terakhir yang diterima BantenHits.com, sekitar Rp63 miliar disiapkan Pemkab Lebak untuk Jaring Pengaman Sosial (JPS) alias Bantuan Sosial (Bansos) untuk warga terdampak Covid-19.

Anggaran tak sedikit itu rupanya menarik berbagai pihak. Salah satunya DPRD Lebak. Ya, Dian Wahyudi orangnya.

Anggota DPRD Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meminta agar ekesekutif menyalurkan bansos kepada warga terdampak Covid-19 dengan transparan.

“Harus transparan karena anggarannya memang tak sedikit, terlebih kondisi warga saat ini benar-benar membutuhkan,”kata Dian kepada BantenHits.com, Jumat, 24 April 2020.

BACA :  Ironi Kehidupan Warga Patikang, Hidup di Atas Rawa dan Kesulitan Air Bersih

Menurut Dian, Pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi Indonesia lesu. Tak sedikit perusahaan yang memutuskan untuk menutup sementara dan merumahkan karyawannya. Sehingga angka pengangguran terus melonjak.

“Mereka (Pengangguran) khususnya warga Lebak perlu kita pikirkan juga. Jadi persoalan Covid-19 harus semuanya terlibat, tidak hanya eksekutif dan legislatif. Seluruh elemen harus bahu membahu,”tuturnya.

Karenanya, Dian menyarankan dalam penyaluran bantuan sosial, pemerintah Kabupaten Lebak mengutamakan produk lokal yang dijual bebas oleh para UMKM.

“Kalau memang bentuknya sembako, kenapa tidak utamakan produk lokal. Kita hidupkan kembali UMKM yang sudah mulai tergerus oleh wabah,”imbuhnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler