Connect with us

Berita Utama

PDP Corona Perempuan 18 Tahun Meninggal setelah Dua Hari Gak Enak Badan, Corona di Pandeglang Menyasar Anak Muda?

Published

on

FK UPH memberikan pembekalan khusus penanganan pasien virus Corona (Covid-19) kepada relawan medis. (Foto: Dok. FK UPH)

Pandeglang – Di Kabupaten Pandeglang, perempuan yang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) Corona berusia 18 tahun meninggal dunia, Kamis, 23 April 2020.

Jika PDP ini kemudian hasil swabnya positif Corona, maka Virus Corona (Covid-19) ternyata tak hanya bereaksi cepat kepada orang lanjut usia.

Perempuan asal Kecamatan Panimbang ini, meninggal dunia hanya berselang dua hari setelah mengeluhkan tak enak badan.

“Korban merupakan warga asal Kecamatan Panimbang, berjenis kelamin perempuan,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 Pandeglang, Dr Achmad Sulaeman, Jumat, 24 April 2020.

Menurut Sulaeman, korban sudah enam bulan bekerja di Jakarta. Namun, pada tanggal 21 April 2020, korban memutuskan untuk pulang kampung karena tidak enak badan.

BACA :  Kuda yang Berlaga di Asian Games Dijamin Sehat Sesuai Standar EDFZ

Esok harinya, korban merasa pusing dan lemas, hingga harus dibawa ke puskesmas.

“Saat di rawat di puskesmas, keadaannya semakin memburuk, sehingga pihak puskesmas memutuskan untuk merujuk korban ke RSUD Berkah,” jelasnya.

Sulaeman juga menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan penunjang di RSUD Berkah, hasilnya mengarah ke gejala Covid-19. Sehingga korban perlu dirujuk ke RSUD Banten dan dimasukan dalam kategori PDP.

“Selama dirawat di RSUD Banten, almarhumah sempat dilakukan pemeriksaan swab. Namun, keadaannya tidak kunjung pulih dan akhirnya pada tanggal 23 April dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Pada malam harinya, jenazah korban lamgsung dimakamkan di kampung halamannya. Proses pemakaman sesuai dengan SOP Covid-19.

Selain itu, lanjut Sulaeman, anggota keluarga korban juga dilakukan rapid test untuk mengantipasi penyebaran Covid-19.

BACA :  Begini Kronologis Penangkapan Dua Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Bandara Soetta

“Almarhumah dimakamkan pada hari yang sama di kampung halamannya sesuai dengan protokol pemakaman Covid-19. Dan pada hari ini dilakukan rapid test terhadap 5 orang anggota keluarga korban. Dan hasilnya semuanya tidak reaktif,” pungkasnya.

Kematian perempuan muda di Panimbang ini menyisakan masalah. Data korban dari mulai nama lengkap, asal kampung beserta
foto-foto proses pengantaran dan pemakaman jenazah korban beredar luas di media sosial seperti WhatsApp dan Facebook.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Catatan: 

Redaksi mengubah judul dan kalimat pada paragraf 1 dan 2 untuk mengedepankan azas praduga dengan menunggu hasil test swab yang masih berproses. 



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler