Connect with us

Berita Terbaru

Kerap Bawa Kabur Bayinya ke Hutan, Ibu Muda di Cihara Lebak Dikurung dalam Kotak Kayu

Published

on

Kotak tempat Sawinah dikurung. Hal itu dilakukan lantaran ibu muda asal Cihara itu mengalami gangguan jiwa. (Istimewa)

Lebak- Sawinah (33) warga Desa Kampung Garung, Desa Pondokpanjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, terpaksa dikurung oleh keluarganya.

Bukan tanpa alasan, wanita berstatus janda 2 anak tersebut mengalami gangguan jiwa. Ia terkurung di dalam kurungan yang terbuat dari kayu berukuran 2×1 meter.

Hal itu dilakukan lantaran Sawinah kerap berulah dengan membahayakan nyawa bayinya sendiri.

“Sudah setahun sakitnya (Gangguan jiwa-red) tetapi dikurungnya baru sekitar 2 mingguan. Terpaksa oleh keluarga, karena kalau lagi kambuh suka bawa anaknya yang masih balita ke hutan,”kata Hedi, Sekretaris Desa Pondokpanjang kepada awak media, Senin, 27 April 2020.

BACA :  Ribuan Surat Ditulis, Isinya Kritikan Terhadap Kepemimpinan Irna-Tanto

Sawinah sudah berpisah dengan suaminya sejak dirinya mengalami gangguan jiwa. Sejak itu, Sawinah bersama anak-anaknya tinggal di rumah orangtuanya.

“Sudah ada tindaklanjut dari pihak puskesmas diberikan obat penenang, tapi kayaknya efeknya dia enggak napsu makan. Sebelum-sebelumnya ya paling hanya diobati begitu aja karena memang enggak punya biaya,” ujar Hedi.

Jika disetujui oleh keluarganya dan surat keterangan dari pihak puskesmas, Sawinah rencananya akan dirawat di Serang.

“Dari Dinsos Lebak menyampaikan bisa dirawat di Serang. Nah, ini masih menunggu persetujuan dari keluarganya, orangtuanya. Pertimbangan keluarga mungkin kalau dirawat di Serang pasti setidaknya harus butuh duit kalau mau menjenguk,” tutur Hedi.

“Harapan keluarga sih ada bantuan seperti sembako untuk sehari-hari karena memang keluarga enggak mampu ditambah lagi kondisi seperti sekarang,” tambah Hedi.

BACA :  Karyawan Ditembak Begal di Cikupa Mas Jadi Perbincangan di Facebook

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler