Connect with us

Berita Terbaru

Keluar Penjara Karena Program Asimilasi, Pria di Pandeglang Diamuk Massa Gara-gara Nyolong Motor di Jiput

Published

on

Selamatkan Motor Warga, Polisi Muda di Serang Bergumul dengan Dua Pelaku Curanmor di Sawah

FOTO ILUSTRASI. Brigadir Polisi Beni Martin, anggota Polsek Pontang membawa dua pelaku curanmor. Polisi Muda ini sebelumnya bergumul dengan kawanan pencuri motor di areal pesawahan warga. (Istimewa)

Pandeglang – AS (30) warga Desa Sindanglaut, Kecamatan Carita babak belur di amuk massa di wilayah Carita. Penyebabnya, AS membawa kabur motor Suzuki KLK di Kampung Talun Desa Jiput Kecamatan Jiput, Rabu (29/4/2020) sekitar pukul 00.10 Wib.

Peristiwa tersebut bermula saat korban mengetahui kendaraan miliknya hilang, dan melakukan pengejaran sambil berteriak maling. Korban juga langsung menghubungi rekan rekanya yang ada di wilayah Labuan maupun Carita.

Tepat didepan SD Cibereum Carita, motor korban kehabisan bensin, karena rekan-rekannya telah dihubungi maka pelaku tertangkap dan diamuk warga.

BACA :  37 TKA Asal Tiongkok di Kab. Serang Ilegal

“Mencuri motornya itu di Jiput, cuman begitu sampai di Carita habis bensinnya dan langsung ditangkap warga sampai dapat pukulan juga sepertinya,” kata warga sekitar, Rohim saat dihubungi Bantenhits.

Pelaku Napi yang Baru Keluar Dua Hari Lalu

AS merupakan Narapidana yang baru keluar karena mendapat asimilasi pada 27 April 2020 kemarin. Sebelumnya, dia juga tersandung kasus yang sama, sehingga harus menjalani hukuman 1 tahun 6 bulan.

Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto membenarkan, bahwa pelaku merupakan residivis yang mendapatkan asimilasi saat pandemi virus corona atau Covid-19.

“Pernah dihukum kasus curanmor yang ditangani oleh Satreskrim Polres Pandeglang, dijatuhi hukuman 1 Tahun 6 bulan, dan menjalani 9 bulan karena Asimilasi keluar hari Senin 27 April 2020,” jelasnya.

BACA :  DPRD Lebak Sidak ke Dua Sekolah Negeri, Tujuannya Dirahasiakan

Ia mengatakan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Pandeglang untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, pihaknya mengaku masih mengejar dua orang rekanan lainnya yang saat ini DPO.

“Kami telah mengamankan pelaku di Mapolres Pandeglang berikut BB, kemudian membuat LP dan mendata para saksi untuk dilakukan pemeriksaan, selain itu kami melakukan introgasi kepada pelaku dan melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler