Connect with us

Berita Terbaru

Tetangganya Positif Covid-19, Pria di Panggung Rawi Cilegon Dinyatakan Positif setelah Lakukan Tes Swab Mandiri

Published

on

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Y (50) seorang pria warga Panggung Rawi, Kota Cilegon, dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan tes swab dan PCR secara mandiri di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM), Senin, 4 Mei 2020.

Dengan demikian jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kota Cilegon menjadi dua orang. Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mengumumkan ND (31), yang juga warga Kelurahan Panggung Rawi positif Covid.

ND dinyatakan positif Covid-19 setelah berkunjung di salah satu daerah di Bintaro Kota Tengerang Selatan, Jumat, 10 April 2020.

Informasi yang berhasil dihimpun pasien terkonfirmasi positif covid-19 kedua ini diketahui merupakan tetangga satu perumahan ND.

BACA :  Ribuan Siswa dan Guru di Tangerang Deklarasi Adiwiyata

Saat dikonfirmasi awak media, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengungkapkan beberapa hari usai melakukan kontak langsung dengan ND, Y langsung melakukan swab dan PCR secara mandiri di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM), yakni Jumat, 30 April 2020.

“Mendapati ada sejarah pernah bersentuhan langsung dengan pasien positif pertama, Dinkes Kota Cilegon menetapkan dia dengan status OTG (Orang Tanpa Gejala). Dia langsung diminta untuk isolasi mandiri di rumahnya,” ungkap Aziz, Selasa, 5 Mei 2020.

Aziz membeberkan selang waktu lima hari setelah Y melakukan test, Senin, 4 Mei 2020 diketahui hasil swab dan PCR telah keluar dengan hasil positif Covid-19.

BACA :  Kompolnas Investigasi Polres soal Praktik Perbudakan

“Kami langsung menyiapkan agar Y segera dirujuk ke Wisma Atlet Jakarta, selaku rumah sakit yang ditunjuk untuk pasien OTG,” bebernya.

Di tempat yang sama Kepala Dinkes Kota Cilegon Arriadna mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan tracking terhadap lingkungan tempat tinggal dan lingkungan bekerja pasien kedua ini. Sebab diketahui, Y masih aktif bekerja.

“Sebelum melakukan tes swab secara mandiri, Y diketahui masih aktif bekerja. Maka itu, kami melakukan penelusuran di tempat dia bekerja,” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Terpopuler