Connect with us

Berita Terbaru

Empat Jam Pencarian Anak yang Tenggelam di Kubangan Bekas Galian Pasir di JLS Cilegon Ditemukan Tewas

Published

on

Petugas SAR saat melakukan pencarian korban tenggelam di kubangan bekas galian pasir di JLS Cilegon. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Setelah melakukan pencarian selama sekitar empat jam, petugas Tim SAR gabungan berhasil menemukan Fahri (7, sebelumnya ditulis 8 tahun), korban tenggelam di kubangan bekas galian pasir di Lingkungan Temugiring, Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Rabu siang, 6 Mei 2020.

Fahri tenggelam saat bermain perahu-perahuan menggunakan bekas styrofoam bersama teman-temannya di kubangan bekas galian pasir tak jauh dari tempat tinggal korban.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana mengungkapkan kronologis kejadian sebelum korban dikabarkan tenggelam.

Menurut Yudhis, korban sebelum kejadian bermain di kubangan galian bekas galian pasir bersama empat teman lainnya.

BACA :  Pendopo Bupati Diperluas, Ratusan Siswa SDN Pandeglang 3 Akan Direlokasi

“Korban bersama empat temannya tersebut bermain di lubangan dengan menaiki perahu-perahuan sampai ke tengah kubangan. Setelah di tengah perahu-perahuan tersebut terbalik sehingga mengakibatkan kelima anak tersebut terjebur ke dalam kubangan yang dalamnya kurang lebih 7 meter,” kata Yudhis.

Setelah tercebur ke dalam kubangan, korban bersama temannya berusaha berenang menuju pinggir kubangan. Namun diduga korban tidak bisa berenang. Dia tenggelam dan tidak terlihat oleh teman-temannya, sedangkan ke empat temannya berhasil menuju pinggir kubangan dan berhasil selamat.

“Melihat kejadian tersebut teman-temannya yang selamat langsung memberitahukan informasi kepada orang tua korban selanjutnya orang tua korban menuju lokasi bersama warga sekitar, bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Banjarnegara untuk melakukan pencarian,” bebernya.

BACA :  Kasus Penculikan Tiga Siswi SDN Palahlar, Polisi Minta Semua Sekolah Pasang CCTV

Setelah melakukan pencarian selama dua jam korban masih belum ditemukan dan selanjutnya Bhabinkamtibmas meminta bantuan Basarnas Provinsi Banten dan BPBD Kota Cilegon.

“Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB dan langsung diserahkan ke rumah duka,” imbuhnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Terpopuler