Connect with us

Berita Terbaru

Pria di Gardu Tanjak Pandeglang yang Dievakuasi Paksa ke Wisma Atlet Positif Covid-19 tanpa Gejala

Published

on

Pria di Pandeglang dijemput petugas Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten ke Wisma Atlet. (tangkap layar video warga)

Pandeglang – Sebuah video mendadak menyebar di sejumlah platform media sosial dan aplikasi berbagi pesan, Sabtu, 9 Mei 2020.

Dalam video, tampak seorang warga asal Kecamatan Pandeglang dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Darurat Corona (COVID-19) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pandeglang, dr Achmad Sulaeman membenarkan ada warga Kecamatan Pandeglang yang dievakuasi ke RS Darurat Corona.

Melalui rekaman suara yang dibuat dan dibagikan Ahad, 10 Mei 2020, Achmad Sulaeman menjelaskan, petugas yang melakukan penjemputan adalah petugas dari Gugus Tugas Covid-19 tingkat Kecamatan Pandeglang.

BACA :  Ketika Boneka Zebra Membawa Pesan Keselamatan untuk Pengendara

“Warga kita ini adalah seorang pria yang usianya kurang lebih 50 tahun yang bekerja di Jakarta. Dan dalam menjalankan usahanya itu, memungkinkan bertemu dengan banyak orang dan tidak menutup kemungkinkan dia sempat kontak dengan orang yang terinfeksi Corona (Covid-19),” kata Sulaeman.

Karena di Jakarta diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), lanjutnya, pria tersebut memutuskan pulang ke Pandeglang pada 22 April 2020.

“Keesokan harinya, 23 April 2020, Ia berinisiatif melapor diri ke RT setempat dan oleh RT disarankan untuk memeriksakan kesehatan ke Puskesmas Cikupa. Sesampainya di Puskesmas Cikupa, dia disarankan untuk ikut pemeriksaan rapid massal yang dilaksanakan Dinkes Provinsi dan Dinkes Pandeglang yang diadakan di area Pasar Pandeglang,” terangnya.

BACA :  Pemkab Pandeglang Terbitkan SE, Libur ASN Terhitung 3 Juni 2019

Setelah mengikuti rapid test massal, pria tersebut dinyatakan reaktif alias positif Covid-19 versi rapid test. Dinkes akhirnya memutuskan untuk melakukan pemeriksaan swab.

“Karena warga kita ini tidak ada keluhan apapun, tidak ada demam, tidak ada nyeri tenggorok, tidak batuk, pilek, atau sesak atau keluhan lainnya, maka ia dimasukan dalam status OTG (orang tanpa gejala) dengan riwayat kontak,” bebernya.

“Untuk selanjutnya sambil menunggu hasil laboratorium real time PCR, maka ia disarankan isolasi diri di rumah selama 14 hari ke depan dan tidak boleh keluar rumah,” sambungnya.

Akan tetapi, pria yang bersangkutan berdasarkan laporan dari warga sekitar rumahnya masih sering keluar rumah sehingga warga sekitar melaporkan ke Tim Gugus Tugas Covid tingkat kecamatan.

BACA :  Mahasiswa korban Ombak Pantai Pulomanuk Ditemukan Tewas; Terseret Sejauh 14 Kilometer  

Setelah digelar rapat koordinasi, Tim Gugus Tugas akhirnya memutuskan untuk menjemput OTG tersebut untuk diisolasi di Rumah Sakit Khusus Covid Wisma Atlet.

“Hari ini kami dari Gugus Tugas Covid tingkat Kabupaten (Pandeglang) telah menerima hasil lab swab terkait warga OTG asal Gardu Tanjak. Dan hasilnya adalah positif,” ungkapnya.

Dengan hasil laboratorium untuk OTG ini, maka jumlah warga Pandeglang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada empat orang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler