Connect with us

Berita Utama

Blender Sabu 330,2 Gram yang Disita di Apartemen Green Lake; BNN Provinsi Banten Selamatkan 1.320 Anak Bangsa

Published

on

Kepala BNN Provinsi Banten Tantan Sulistyana memasukan sabu 330,2 gram ke dalam mesin blender untuk dimusnahkan. Sabu tersebut disita dari YR yang ditangkap di Apartemen Green Lake dan IM yang ditangkap di Sukabumi. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Sabu seberat kurang lebih 330,2 gram dimasukan mesin pembuat jus untuk dimusnahkan Badan Narkotika Nasional atau BNN Provinsi Banten, Rabu 13 Mei 2020.

Pemusnahan dilakukan di Gedung BNN Provinsi Banten, Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, Banjar Agung, Kota Serang.

Menurut Kepala BNN Provinsi Banten Tantan Sulistyana sabu tersebut disita saat penangkapan seorang bandar berinisial IM (46) bersama kurirnya YR (36) di Apartemen Green Lake Tower E, Lantai 6, No.626, tepatnya di Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, 6 April 2020.

BACA :  PMI Banten, Jabar dan DKI Kerja Sama Penanggulangan Bencana di Wilayah Perbatasan

Pengungkapan kasus tersebut, kata Tantan, berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada seseorang yang diduga mengedarkan narkotika dengan ciri rambut beruban dan tinggal di Apartemen Geen Lake.

Berbekal informasi berharga tersebut BNN Provinsi Banten langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut.

BNN Banten musnahkan Sabu 330,2 gram yang disita dari YR yang ditangkap di Apartemen Green Lake dan IM yang ditangkap di Sukabumi. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Pada tanggal 6 April sekitar jam 20.30 WIN, di dalam Apartemen Green Lake BNN Provinsi Banten berhasil mengamankan YR yang berperan sebagai kurir.

“Dengan barang bukti narkotika jenis sabu 3 paket serta barang bukti narkotika lainnya,” ungkap Tantan kepada awak media di Gedung BNNP Banten, Rabu 13 Mei 2020.

BACA :  Peringati HUT Golkar, Sachrudin Tabur Bunga di TMP Taruna Tangerang

YR kemudian diinterogasi hingga didapati keterangan bahwa narkotika jenis sabu tersebut didapatkan dari seorang yang bernama IM.

Penyelidikan dan pengembangan terus dilakukan hingga ahirnya IM berhasil diamankan, Selasa 7 April 2020 sekitar jam 16.00 WIB di rumahnya di Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

“Menurut pengakuan YR dan IM barang tersebut akan diedarkan di Provinsi Banten dan Jakarta,” ucapnya.

Tantan menjelaskan YR sudah bekerja sebagai kurir hampir satu tahu. YR mengenal IM dari temannya di salah satu Lapas Salemba Jakarta.

“IM ini residivis juga, pernah ditahan dan dipidana di Lapas di Jakarta,” tuturnya.

Akibat perbuatannya tersebut kedua pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) JO Pasal 112 ayat (1) UU RI NO 35 tahun 2009 tentang narkoba.

BACA :  Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Banten Harus Diawasi agar Tepat Sasaran

“Dari pengungkapan ini (BNN) dapat menyelamatkan kurang lebih 1.320 orang generasi penerus bangsa,” pungkas Tantan.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler