Connect with us

Berita Terbaru

Pemerintah Baru Kucurkan Rp 28,6 M Bantuan untuk 16 Ribu Warga Pandeglang, 100 Ribu Warga Lainnya Menyusul

Published

on

Warga Kota Serang saat mencairkan bansos tunai atau BST untuk warga terdampak Covid-19 dari Kementerian Sosial. (BantenHits.com/Mahyadi)

Pandeglang – Pemerintah sudah mengucurkan angaran sebesar Rp28,6 miliar melalui program Bantuan Sosial Tunai (BST) sebagai stimulus bagi warga tidak mampu yang terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Pandeglang.

Kucuran bantuan sebesar Rp28,6 miliar itu merupakan akumulasi bantuan yang berasal dari pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Banten.

Sejauh ini, jika ditotal bantuan dari pemerintah pusat dan Provinsi Banten sudah diterima 16.313 warga Kabupaten Pandeglang.

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Nuriah, anggaran itu belum seluruhnya, karena pendistribusian BST baru tahap satu. Rencananya akan ada tahap dua dan tiga.

BACA :  Serpihan Pesawat Ditemukan Petugas Keamanan Hotel Mambruk di Anyer

Biaya yang diterima penerima manfaat bantuan pun berbeda. Bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 600 per kepala keluarga untuk tiga bulan.

Sedangkan bantuan dari Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang lebih kecil, yakni Rp 500 per KK dikali tiga bulan.

Nuriah menjelaskan, BST di Kabupaten Pandeglang sudah disalurkan sejak Jumat, 15 Mei 2020. Rincian penerima 13.817 KK dari 83.579 KK yang tercover bantuan pusat.

Sementara untuk bantuan dari provinsi dari kuota 44.673 KK, yang sudah cair baru 2.496 KK.

“Untuk yang dari kabupaten masih belum karena anggarannya belum turun,” kata Nuriah, Senin, 18 Mei 2020.

Nuriah mengakui pada penyaluran bantuan tahap pertama, masih banyak ditemukan penerima yang dobel seperti turut terdata sebagai penerima Bansos dari pemerintah.

BACA :  Angka Kemiskinan di Pandeglang Naik, Irna Tak Percaya Data BPS

“Kami akui masih ada yang dobel program. Tapi kami upayakan tidak dicairkan jika terdaftar sebagai penerima ganda seperti sudah terdata menerima bantuan sosial, ada yang meninggal tanpa ahli waris, atau pra sejahtera plus,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler