Connect with us

Berita Terbaru

Seba Baduy Tetap Digelar di Tengah Pandemi Covid-19; Dilaksanakan Setelah Lebaran

Published

on

Masyarakat adat Baduy saat melakuka Seba Baduy tahun 2018. (Dok. BantemHits).

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak memastikan ritual Seba Baduy akan tetap dilaksanakan di tengah Pandemi Covid-19. Rencananya acara rutin tahunan warga adat baduy itu akan berlangsung 30 Mei 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin mengatakan pelaksanaan Seba Baduy akan berlangsung berbeda dari tahun sebelumnya.

Menurutnya, tahun ini tidak ada event atau pun acara penyambutan yang meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena, anggaran untuk menggelar event Seba Baduy direalokasi untuk penanganan Covid-19.

“Pemkab sudah menerima pemberitahuan dari pemerintah desa dan lembaga adat Baduy tentang waktu pelaksanaan Seba Baduy, yakni 30 Mei 2020,” jelasnya.

BACA :  Tokoh PDIP di Banten Akui Kepemimpinan Kader Demokrat di Lebak Lebih Baik Dibanding Dirinya

Kata Imam, jumlah warga Baduy yang turun gunung untuk ikut Seba Baduy dibatasi. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang sedang mewabah di Indonesia.

Karenanya, lanjut Imam, ritual Seba Baduy sendiri akan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yakni dengan menerapkan physical distancing dan menggunakan masker.

“Upaya tersebut dilakukan untuk kebaikan bersama. Kita semua harus mencegah penyebaran virus corona yang telah menewaskan ribuan orang di Indonesia,”tukasnya.

Sementara Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Jaro Saija menyatakan, hasil musyawarah lembaga adat, Jaro Tantu Tilu, Jaro Tantu Tujuh, dan pemerintah Desa Kanekes memutuskan untuk menggelar Seba Baduy pada 30 Mei 2020 atau setelah lebaran. Keputusan tersebut telah disampaikan pemerintah Desa Kanekes kepada Bupati dan Gubernur Banten. Tidak seperti tahun sebelumnya, jumlah peserta yang akan ikut dalam Seba Baduy tidak banyak, karena untuk mencegah wabah virus corona.

BACA :  Panwas Desa Ujung Tombak Pengawasan Pemilu

“Iya, kita akan laksanakan Seba Baduy pada 30 Mei 2020 di pendopo Bupati Lebak. Keesokan harinya, perwakilan warga Baduy akan menggelar Seba di pendopo Gubernur Banten di Serang,”kata Saija.

Menurutnya, warga yang akan berangkat mengikuti Seba Baduy, yakni perwakilan dari Baduy Dalam, Jaro Tantu Tujuh, pengurus RT, dan lembaga adat. Mereka nantinya akan tetap membawa hasil bumi untuk diserahkan kepada Bupati maupun Gubernur Banten. Terkait teknis pelaksanaan Seba Baduy akan dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan Pemkab Lebak dan Pemprov Banten.

“Kami berharap, pandemi corona atau Covid-19 di Indonesia segera berakhir. Karena bagaimana pun warga Baduy ikut terdampak. Apalagi, jika wabah corona ini tidak cepat dikendalikan,” ungkapnya.

BACA :  Warga Cipocok Jaya Meregang Nyawa di Dalam Sumur saat Hendak Memperbaiki Pompa

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler